Medvedev: Tercepat Hancurkan Keuangan Nasional, Truss Harus Dapat Nobel Ekonomi
Jum'at, 21 Oktober 2022 - 21:29 WIB
loading...
Perdana Menteri Inggris Liz Truss memberikan pernyataan pengunduran diri di luar gedung Number 10 Downing Street, London, Inggris 20 Oktober 2022. Foto/REUTERS/Toby Melville
A
A
A
LONDON - Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev bergabung dengan kelompok kritikus Perdana Menteri (PM) Inggris Liz Truss yang baru saja mengundurkan diri.
Truss mundur terkait dampak kebijakan yang diusulkannya terhadap keadaan ekonomi negara yang memburuk.
“Perdana menteri yang panik itu layak menerima Hadiah Nobel di bidang ekonomi untuk kehancuran keuangan nasional tercepat yang pernah ada," canda Medvedev di media sosial pada Kamis (20/10/2022).
Pernyataan itu muncul sebagai bagian dari komentar tentang apa yang dilihat Medvedev sebagai kualifikasi buruk para pemimpin Eropa modern untuk pemerintahan.
Baca juga: Boris Johnson Rancang Langkah Kembali Berkuasa di Inggris
Pemerintahan Truss mendapat kecaman setelah usulan perubahan kebijakan neoliberal radikal yang ditulis mantan menteri keuangan Kwasi Kwarteng hingga membuat pasar keuangan Inggris berantakan dan menyebabkan devaluasi tajam mata uang nasional.
Kwarteng dipecat dan digantikan Jumat lalu oleh Jeremy Hunt, yang memutarbalikkan gagasan pengurangan pajak untuk memulai mendorong ekonomi, sementara juga meningkatkan pengeluaran pemerintah untuk mengurangi dampak krisis energi global.
Ketika peringkat persetujuannya jatuh, beberapa anggota parlemen Tory mendesak Truss untuk mengundurkan diri.
Baca juga: Iran Peringatkan Arab Saudi tentang Ketergantungan pada Israel
Dia sempat menolak untuk melakukannya, mengatakan kepada BBC pekan ini bahwa dia akan "bertahan."
“Kami tidak bisa menghabiskan waktu kami berbicara tentang Partai Konservatif, daripada apa yang perlu kami sampaikan,” ujar Truss.
Kekacauan di kabinet Truss semakin meningkat dengan pengunduran diri Menteri Dalam Negeri Suella Braverman pada Rabu, dan bentrokan yang dilaporkan antara Perdana Menteri dan Kepala Whip Wendy Morton dan wakilnya Craig Whittaker.
Seorang anggota parlemen senior Konservatif dikutip The Telegraph memprediksi bahwa Truss memiliki waktu hanya "beberapa jam, bukan hari" yang tersisa untuk jabatannya.
Dengan pengunduran diri Truss, dia akan menjadi perdana menteri terpendek dalam sejarah Inggris, memecahkan rekor George Canning.
Satu-satunya masa jabatan Canning pada tahun 1827 hanya berlangsung selama 119 hari dan dipersingkat oleh kematiannya.
Truss mengambil alih pemerintahan Inggris pada 6 September 2022 setelah Boris Johnson mundur.
Truss mundur terkait dampak kebijakan yang diusulkannya terhadap keadaan ekonomi negara yang memburuk.
“Perdana menteri yang panik itu layak menerima Hadiah Nobel di bidang ekonomi untuk kehancuran keuangan nasional tercepat yang pernah ada," canda Medvedev di media sosial pada Kamis (20/10/2022).
Pernyataan itu muncul sebagai bagian dari komentar tentang apa yang dilihat Medvedev sebagai kualifikasi buruk para pemimpin Eropa modern untuk pemerintahan.
Baca juga: Boris Johnson Rancang Langkah Kembali Berkuasa di Inggris
Pemerintahan Truss mendapat kecaman setelah usulan perubahan kebijakan neoliberal radikal yang ditulis mantan menteri keuangan Kwasi Kwarteng hingga membuat pasar keuangan Inggris berantakan dan menyebabkan devaluasi tajam mata uang nasional.
Kwarteng dipecat dan digantikan Jumat lalu oleh Jeremy Hunt, yang memutarbalikkan gagasan pengurangan pajak untuk memulai mendorong ekonomi, sementara juga meningkatkan pengeluaran pemerintah untuk mengurangi dampak krisis energi global.
Ketika peringkat persetujuannya jatuh, beberapa anggota parlemen Tory mendesak Truss untuk mengundurkan diri.
Baca juga: Iran Peringatkan Arab Saudi tentang Ketergantungan pada Israel
Dia sempat menolak untuk melakukannya, mengatakan kepada BBC pekan ini bahwa dia akan "bertahan."
“Kami tidak bisa menghabiskan waktu kami berbicara tentang Partai Konservatif, daripada apa yang perlu kami sampaikan,” ujar Truss.
Kekacauan di kabinet Truss semakin meningkat dengan pengunduran diri Menteri Dalam Negeri Suella Braverman pada Rabu, dan bentrokan yang dilaporkan antara Perdana Menteri dan Kepala Whip Wendy Morton dan wakilnya Craig Whittaker.
Seorang anggota parlemen senior Konservatif dikutip The Telegraph memprediksi bahwa Truss memiliki waktu hanya "beberapa jam, bukan hari" yang tersisa untuk jabatannya.
Dengan pengunduran diri Truss, dia akan menjadi perdana menteri terpendek dalam sejarah Inggris, memecahkan rekor George Canning.
Satu-satunya masa jabatan Canning pada tahun 1827 hanya berlangsung selama 119 hari dan dipersingkat oleh kematiannya.
Truss mengambil alih pemerintahan Inggris pada 6 September 2022 setelah Boris Johnson mundur.
(sya)
Lihat Juga :