Rusia Tak Akan Hadiri Konferensi Energi Nuklir di Washington

Jum'at, 21 Oktober 2022 - 18:06 WIB
loading...
Rusia Tak Akan Hadiri...
Uap keluar dari menara pendingin pada 7 September 2007 di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Watts Bar Otoritas Tennessee Valley di Spring City, Tennessee, 50 mil selatan Knoxville, AS. Foto/REUTERS/Chris Baltimore
A A A
WASHINGTON - Perwakilan Rusia tidak akan lagi mengambil bagian dalam pertemuan energi nuklir mendatang di ibu kota Amerika Serikat (AS), Washington.

Bloomberg melaporkan pada Kamis (20/10/2022), mengutip Badan Energi Atom Internasional (IAEA). Lembaga PBB itu tidak memberikan penjelasan untuk perubahan jadwal yang diklaim.

Seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya dari IAEA mengatakan tokoh-tokoh top dari perusahaan energi Rusia, Rosatom, dan regulator industri utamanya, Rostechnadzor, telah "dicoret" dari daftar pembicara pertemuan.

"Partisipasi dalam konferensi dapat berubah karena program atau alasan pribadi,” ungkap sumber tersebut, tanpa penjelasan lebih lanjut.

Baca juga: Iran Peringatkan Arab Saudi tentang Ketergantungan pada Israel

“Kami yakin program saat ini akan memastikan konferensi yang sukses,” papar pejabat itu.

Pejabat itu menambahkan, “Pertemuan itu akan mencakup peran tenaga nuklir dan kontribusinya terhadap keamanan energi.”

Alasan di balik keputusan tersebut masih belum jelas, karena IAEA tidak merinci apakah perwakilan Rusia dikeluarkan dari agenda di luar keinginan mereka atau menolak untuk hadir secara sukarela.

Baca juga: Boris Johnson Rancang Langkah Kembali Berkuasa di Inggris

Rosatom dan IAEA tidak segera menanggapi permintaan RT untuk klarifikasi.

Sementara dokumen pengarahan bulan Juni tentang acara tersebut menampilkan wakil direktur jenderal pertama Rosatom, Kirill Komarov, dan wakil ketua Rostechnadzor, Aleksey Ferapontov, dalam daftar pembicara dan panelisnya, nama mereka tidak muncul pada program konferensi saat ini.

Beberapa pembicara baru telah ditambahkan ke daftar pada waktu itu, termasuk Pendiri Microsoft Bill Gates, Menteri Energi AS Jennifer Granholm, serta pejabat nuklir dari China, Polandia, Afrika Selatan dan Argentina.

“Meskipun insinyur nuklir Rusia Mikhail Chudakov mengepalai departemen energi nuklir IAEA, badan tersebut menolak berkomentar apakah dia akan menghadiri acara pekan depan,” papar laporan Bloomberg.

Dua pejabat AS yang sebelumnya berbicara kepada outlet dengan syarat anonim mengatakan kehadiran Moskow pada pertemuan IAEA akan menjadi “mimpi buruk diplomatik,” karena Gedung Putih telah berusaha selama berbulan-bulan memberikan sanksi tambahan terhadap Rosatom sendiri.

Para pejabat juga mengamati, di bawah perjanjian negara tuan rumah, Amerika Serikat diharuskan mengundang delegasi dari semua negara anggota IAEA.

Pejabat itu mengatakan setiap upaya mengecualikan Rusia dapat menciptakan masalah dengan negara-negara lain yang mencari teknologi nuklir Rusia, karena Rosatom tetap menjadi pemimpin dunia sebagai pengekspor utama reaktor dan bahan bakar nuklir.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Tragis, Ibu Hamil 9...
Tragis, Ibu Hamil 9 Bulan dan 4 Anaknya Tewas akibat Kebakaran Apartemen
Rekomendasi
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Sidang PK Nikita Mirzani...
Sidang PK Nikita Mirzani Ditunda hingga 1 Juli 2026, Kuasa Hukum Ungkap Alasannya
Berita Terkini
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved