Kunjungi Masjid Agung, Macron Akui Pengorbanan 70.000 Tentara Muslim Saat Perang Dunia
Jum'at, 21 Oktober 2022 - 16:51 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Iran Peringatkan Arab Saudi tentang Ketergantungan pada Israel
Masjid Agung adalah masjid tertua di Metropolitan Prancis dan salah satu yang terbesar di negara ini. Masjid itu diresmikan selama tahun-tahun antar perang pada 1920-an untuk menghormati 70.000 Muslim yang tewas berjuang untuk Prancis dalam perang tersebut.
Pada 22 Oktober 1922, Sultan Moulay Youssef dari Maroko, bersama dengan Presiden Prancis saat itu, Gaston Doumergue, meletakkan batu fondasi pertama masjid.
Masjid ini terkenal karena pernah menjadi tempat perlindungan bagi warga dan umat Yahudi yang diberi dokumen yang mengidentifikasi mereka sebagai Muslim selama pendudukan Nazi di Prancis.
Baca juga: Boris Johnson Rancang Langkah Kembali Berkuasa di Inggris
Masjid ini dibangun sesuai desain tradisional Moor dan dibangun oleh 450 pengrajin Afrika Utara dan dihiasi ukiran kayu dan mosaik Zellige yang dibawa dari Maroko.
Masjid Agung adalah masjid tertua di Metropolitan Prancis dan salah satu yang terbesar di negara ini. Masjid itu diresmikan selama tahun-tahun antar perang pada 1920-an untuk menghormati 70.000 Muslim yang tewas berjuang untuk Prancis dalam perang tersebut.
Pada 22 Oktober 1922, Sultan Moulay Youssef dari Maroko, bersama dengan Presiden Prancis saat itu, Gaston Doumergue, meletakkan batu fondasi pertama masjid.
Masjid ini terkenal karena pernah menjadi tempat perlindungan bagi warga dan umat Yahudi yang diberi dokumen yang mengidentifikasi mereka sebagai Muslim selama pendudukan Nazi di Prancis.
Baca juga: Boris Johnson Rancang Langkah Kembali Berkuasa di Inggris
Masjid ini dibangun sesuai desain tradisional Moor dan dibangun oleh 450 pengrajin Afrika Utara dan dihiasi ukiran kayu dan mosaik Zellige yang dibawa dari Maroko.
Lihat Juga :