Negara-negara Asia yang Mempunyai Senjata Nuklir

Selasa, 18 Oktober 2022 - 14:58 WIB
loading...
Negara-negara Asia yang...
Rudal berkemampuan nuklir Pakistan dipamerkan saat parade militer. Foto/globalvillagespace.com
A A A
PYONGYANG - Nuklir adalah senjata peledak yang memiliki kekuatan penghancur yang berasal dari reaksi nuklir. Serangan senjata nuklir dapat menghancurkan seluruh kota dengan ledakan api dan radiasinya.

Oleh karena itu, senjata ini sangat berbahaya. Ada beberapa negara di dunia yang memiliki senjata nuklir sebagai bentuk pertahanan militernya.

Berikut adalah tiga negara Asia yang dilaporkan mempunyai senjata nuklir.

1. Korea Utara

Korea Utara menyatakan sudah menjadi negara bersenjata nuklir. Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un berkata jika keputusan tersebut sudah tidak bisa diubah.

Dalam peraturan perundang-undangan juga tertulis bahwa merupakan hak negara untuk menggunakan nuklir preemptive sebagai perlindungan.

Sebelumnya, Pyongyang sudah melakukan enam kali uji coba senjata nuklir pada tahun 2006 hingga 2017. Kemudian Kim Jong-Un, pada tahun 2019, juga melakukan peluncuran dan uji coba nuklir.

Korea Utara terus meningkatkan kemampuan militernya, yang melanggar resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Hal tersebut dilakukan untuk mengancam negara tetangga bahkan berpotensi untuk menyerang Amerika Serikat.

Korea Utara memiliki rudal balistik Hwasong-14 yang sudah diuji coba. Rudal ini memiliki jangkauan 8.000 km hingga 10.000 km.

Pada tahun 2020, Korea Utara meluncurkan rudal terbarunya bernama Hwasong-17 dengan jangkauan lebih dari 15.000 km.

2. Pakistan

Pakistan mengumumkan senjata nuklirnya pada tahun 1998. Setelah pengumuman itu, Amerika Serikat mengkhawatirkan keamanan senjata nuklir, pasalnya negara tersebut adalah rumah bagi kelompok muslim dan jihadis. AS khawatir juga kelompok tersebut menguasai senjata nuklir di Pakistan.

Hubungan Amerika Serikat dengan Pakistan terpecah akibat Pakistan mendukung Taliban di Afghanistan dan dihadiri sejumlah besar jihadis.

Akan tetapi pada akhirnya kedua negara tersebut kembali akur. Sistem rudal yang dimiliki Pakistan mencangkup setidaknya empat rudal balistik jarak pendek dan dua rudal balistik jarak menengah.

Belum lama ini, Presiden AS Joe Biden menyatakan Pakistan menjadi tempat paling berbahaya di dunia karena senjata nuklir tidak memiliki kohesi apa pun.

Akhirnya pihak Pakistan meminta AS mengirim perwakilannya untuk membicarakan perihal itu.

3. India

India menjadi negara yang bekerja sama dengan Pakistan dalam senjata nuklir. India melakukan uji coba nuklir pertamanya pada 18 Mei 1974.

Pada tahun 1998, India dan Pakistan secara terbuka mendemonstrasikan kemampuan senjata nuklir dalam uji coba balas.

Dalam perkembangannya, negara Asia Selatan ini menjadi salah satu negara yang telah meningkatkan stok hulu ledak nuklir mereka menurut Federasi Ilmuwan Amerika (FAS).

India mengembangkan dua rudal balistik antar benua. Negara ini sudah memiliki rudal balistik jarak menengah yang mampu mengirimkan hulu ledak lebih dari 3.000 km.

Sistem rudal India juga berupa rudal jelajah serangan darat yang memiliki jangkauan 300-5000 km. Kini India memiliki sekitar 90-110 senjata nuklir.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Berita Terkini
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved