Musk Ungkap Alasan Tak Mau Lagi Gratiskan Layanan Starlink untuk Ukraina
Sabtu, 15 Oktober 2022 - 01:01 WIB
loading...
A
A
A
Melnik, diplomat top Ukraina yang menjadi pusat kontroversi, memiliki catatan panjang menghina berbagai tokoh publik, termasuk Kanselir Jerman Olaf Scholz.
Selama masa jabatannya di Berlin, dia menyebut pemimpin Jerman itu sebagai "hati yang tersinggung" setelah Scholz mempermasalahkan penolakan Kiev menjadi tuan rumah kunjungan yang diusulkan Presiden Frank-Walter Steinmeier.
Jumat menandai hari terakhir penempatan Melnik di Kedutaan Besar Ukraina di Berlin.
Presiden Ukraina Vladimir Zelensky membebaskan Melnik dari posisinya pada Juli, tetapi butuh berbulan-bulan untuk mengangkat penggantinya.
Diplomat itu dipanggil kembali setelah wawancara, di mana dia menyangkal pembersihan etnis Polandia dan Yahudi oleh nasionalis Ukraina selama Perang Dunia II.
Di antara target terbaru dari omelan Melnik adalah politisi Jerman, yang mempertanyakan mengapa putra diplomat yang berusia 20 tahun itu belajar di Berlin daripada pergi ke garis depan untuk berperang melawan Rusia.
Selama masa jabatannya di Berlin, dia menyebut pemimpin Jerman itu sebagai "hati yang tersinggung" setelah Scholz mempermasalahkan penolakan Kiev menjadi tuan rumah kunjungan yang diusulkan Presiden Frank-Walter Steinmeier.
Jumat menandai hari terakhir penempatan Melnik di Kedutaan Besar Ukraina di Berlin.
Presiden Ukraina Vladimir Zelensky membebaskan Melnik dari posisinya pada Juli, tetapi butuh berbulan-bulan untuk mengangkat penggantinya.
Diplomat itu dipanggil kembali setelah wawancara, di mana dia menyangkal pembersihan etnis Polandia dan Yahudi oleh nasionalis Ukraina selama Perang Dunia II.
Di antara target terbaru dari omelan Melnik adalah politisi Jerman, yang mempertanyakan mengapa putra diplomat yang berusia 20 tahun itu belajar di Berlin daripada pergi ke garis depan untuk berperang melawan Rusia.
(sya)
Lihat Juga :