Musk Sangkal Bicarakan Kesepakatan Damai Ukraina dengan Putin

Rabu, 12 Oktober 2022 - 17:04 WIB
loading...
A A A
Bremmer mengatakan bahwa Musk juga mengungkapkan bahwa Putin telah berbicara tentang potensi penggunaan senjata nuklir di Ukraina dan bahwa dia memberi tahu pemimpin Rusia itu segala sesuatu perlu dilakukan untuk menghindari hasil itu.

"Tidak ada yang harus mempercayai Bremmer," kata Musk seperti dikutip dari Euronews, Rabu (12/10/2022).

Elon Musk menjadi kontroversi di tengah konflik yang berlangsung di Ukraina minggu lalu, setelah memposting serangkaian Tweet tentang invasi Rusia ke Ukraina.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Menteri Luar Negeri Dmytro Kuleba adalah di antara politisi paling terkemuka yang menanggapi komentar onlinenya.

Baca: Zelensky Respons Tegas Proposal Perdamaian Elon Musk

Musk men-tweet tentang konflik itu kepada 107,7 juta pengikutnya, memberi tahu mereka terlebih dahulu bahwa untuk mencapai perdamaian antara Ukraina dan Rusia harus ada "pengulangan" dari apa yang dia sebut sebagai "pemilu" - mengacu pada referendum palsu - di bawah pengawasan PBB di empat wilayah Ukraina timur yang dianeksasi secara ilegal oleh Rusia.

Musk mengatakan Rusia meninggalkan daerah-daerah itujika itu kehendak rakyat.

Dia juga mengatakan bahwa Crimea, yang dianeksasi secara ilegal oleh Rusia pada tahun 2014, harus secara resmi menjadi bagian dari Rusia, seperti sejak tahun 1783 (sampai kesalahan Khrushchev), merujuk pada dekrit 1954 yang dikeluarkan oleh Perdana Menteri Soviet saat itu Nikita Khrushchev untuk mengalihkan tanggung jawab atas Krimea ke Republik Sosialis Soviet Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Ledakan di China Selatan...
Ledakan di China Selatan tewaskan Setidaknya 7 Orang
Putri Bajrakitiyabha...
Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional
Rekomendasi
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
Berita Terkini
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Infografis
20 PTN dengan Peminat...
20 PTN dengan Peminat Terbanyak di SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved