Menlu Rusia: Moskow Terbuka untuk Pembicaraan dengan Barat Soal Perang Ukraina
Rabu, 12 Oktober 2022 - 08:45 WIB
loading...
A
A
A
"Kami melihat ini sebagai sikap. Kami tidak melihat ini sebagai tawaran konstruktif dan sah untuk terlibat dalam dialog dan diplomasi yang mutlak diperlukan untuk mengakhiri perang agresi brutal ini," kata Price dalam jumpa pers reguler.
Baca: 6 Jenis Rudal Rusia Serang Ukraina Besar-besaran, Habiskan Rp10,7 Triliun dalam Sehari
Menurutnya, pembicaraan untuk mengakhiri perang pada akhirnya harus antara Ukraina dan Rusia. "Jika Rusia ingin memberi sinyal bahwa mereka serius tentang dialog dan diplomasi mungkin langkah pertama yang baik adalah menghentikan jenis serangan brutal yang diikuti dengan apa yang tampaknya tidak lebih dari kata-kata kosong," katanya.
Lavrov juga mengatakan, Rusia tidak akan menolak pertemuan antara Presiden Vladimir Putin dan Presiden AS Joe Biden pada pertemuan puncak Kelompok 20 pada pertengahan November di Indonesia, dan akan mempertimbangkan proposal tersebut jika diterima.
"Kami telah berulang kali mengatakan bahwa kami tidak pernah menolak pertemuan. Jika ada proposal, maka kami akan mempertimbangkannya," kata Lavrov.
Baca: 6 Jenis Rudal Rusia Serang Ukraina Besar-besaran, Habiskan Rp10,7 Triliun dalam Sehari
Menurutnya, pembicaraan untuk mengakhiri perang pada akhirnya harus antara Ukraina dan Rusia. "Jika Rusia ingin memberi sinyal bahwa mereka serius tentang dialog dan diplomasi mungkin langkah pertama yang baik adalah menghentikan jenis serangan brutal yang diikuti dengan apa yang tampaknya tidak lebih dari kata-kata kosong," katanya.
Lavrov juga mengatakan, Rusia tidak akan menolak pertemuan antara Presiden Vladimir Putin dan Presiden AS Joe Biden pada pertemuan puncak Kelompok 20 pada pertengahan November di Indonesia, dan akan mempertimbangkan proposal tersebut jika diterima.
"Kami telah berulang kali mengatakan bahwa kami tidak pernah menolak pertemuan. Jika ada proposal, maka kami akan mempertimbangkannya," kata Lavrov.
(esn)
Lihat Juga :