Malala Yousafzai Sambangi Pakistan, 10 Tahun Setelah Ditembak Taliban

Selasa, 11 Oktober 2022 - 15:33 WIB
loading...
Malala Yousafzai Sambangi...
Peraih Nobel Perdamaian Malala Yousafzai menyambangi Pakistan, 10 tahun setelah ditembak oleh Taliban. Foto/NBC News
A A A
ISLAMABAD - Peraih Nobel Perdamaian Malala Yousafzai tiba di negara asalnya Pakistan untuk mengunjungi korban banjir pada Selasa (11/10/2022). Yousafzai menginjakkan kaki di Tanah Airnya 10 tahun setelah upaya pembunuhan Taliban terhadapnya.

Yousafzai baru berusia 15 tahun ketika gerilyawan Taliban Pakistan - sebuah kelompok independen yang memiliki ideologi yang sama dengan Taliban Afghanistan - menembak kepalanya karena kampanyenya untuk pendidikan anak perempuan.

Dia diterbangkan ke Inggris untuk perawatan yang menyelamatkan jiwa dan kemudian menjadi advokat pendidikan global serta penerima Hadiah Nobel Perdamaian termuda.

Dua hari setelah peringatan 10 tahun serangan itu, dia mendarat di kota selatan Karachi -- hanya kunjungan keduanya sejak penembakan -- dari mana dia akan melakukan perjalanan ke daerah-daerah yang hancur oleh banjir monsun yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Baca: PBB Masih Butuh Rp12,2 Triliun untuk Bantu Korban Banjir Pakistan

"Kunjungannya bertujuan untuk membantu menjaga perhatian internasional terfokus pada dampak banjir di Pakistan dan memperkuat kebutuhan akan bantuan kemanusiaan yang kritis," kata organisasinya Malala Fund dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari AlArabiya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Jadi Satu-satunya Negara...
Jadi Satu-satunya Negara Islam Berbom Nuklir, Mengapa Pakistan Tolak Akui Israel?
Bom Mobil Meledak di...
Bom Mobil Meledak di KA Militer Pakistan, 24 Orang Tewas
Islamabad dan Ilusi...
Islamabad dan Ilusi Diplomasi Perang Iran 2026
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan dengan Malaysia
Sosok Elon Musk, Triliuner...
Sosok Elon Musk, Triliuner Pertama di Dunia Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Ayyoub Bouaddi Moncer...
Ayyoub Bouaddi Moncer di Debut Piala Dunia, Gelandang 18 Tahun Maroko Berhasil Redam Brasil
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
Berita Terkini
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved