Rencana Israel Caplok Tepi Barat Akan Picu Intifada Ketiga

Minggu, 05 Juli 2020 - 13:03 WIB
loading...
A A A
Sementara koeksistensi Israel dan Palestina tidak pernah secara khusus damai, setiap gejolak besar atau pemberontakan berkelanjutan disebut sebagai 'intifada.' Yang pertama berlangsung dari 1987 hingga 1993, dan mengakibatkan kematian 2.000 warga Palestina dan hampir 300 warga Israel, baik warga sipil maupun personel keamanan. Yang kedua, yang terjadi pada awal 2000-an, bahkan lebih berdarah, meninggalkan 3.000 warga Palestina dan lebih dari 1.000 orang Israel tewas.

Rencana aneksasi, diperjuangkan oleh Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu, menggabungkan semua pemukiman Yahudi di Tepi Barat yang diduduki ke dalam Israel. Lebih dari 460.000 orang Yahudi tinggal di permukiman-permukiman ini, yang dibangun dengan melanggar hukum internasional, dan aneksasi akan melucuti orang-orang Palestina dari sebagian besar wilayah mereka.

Rencana itu diharapkan akan digerakkan pada 1 Juli, tetapi tanggal targetnya terlewatkan, karena Israel tidak dapat mendapatkan persetujuan formal untuk perampasan tanahnya dari Washington.

Sekutu terdekat Israel, Amerika Serikat (AS), menyatakan bahwa itu adalah 'pilihan' Israel apakah akan mencaplok Wilayah Palestina atau tidak dan tidak secara terbuka mendukung rencana tersebut. Namun, sebagian besar komunitas internasional, sangat menolak aneksasi, bahkan sekutu AS - yaitu Uni Eropa - mengancam sanksi terhadap Tel Aviv. (Baca: Eropa Tidak Akan Akui Aneksasi Israel Atas Tepi Barat )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
AS Diperkirakan Akan...
AS Diperkirakan Akan Pasok 6 Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
4 Dalih Israel Mendesak...
4 Dalih Israel Mendesak AS Blokir Penjualan F-35 ke Turki, Bisa Jadi Ancaman Zionis
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 3.535 Jiwa, Ancaman Krisis Kesehatan Mengintai
Palestina Akhirnya Gelar...
Palestina Akhirnya Gelar Pemilu Legislatif Tahun Ini, Pertama sejak 20 Tahun
Rekomendasi
Nonton Wake Up, Dad!...
Nonton 'Wake Up, Dad! Wedding Time' di V+Short, Microdrama Komedi Romantis yang Bikin Baper
Workshop di Makassar,...
Workshop di Makassar, Tri Tito Karnavian Ingatkan Orang Tua Wajib Hadir dalam Aktivitas Digital Anak
Hasil Piala AFF Wanita...
Hasil Piala AFF Wanita 2026: Timnas Indonesia Sikat Timor Leste 2-0 di Laga Pembuka
Berita Terkini
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
Panglima IRGC Sumpah...
Panglima IRGC Sumpah Balas Dendam atas Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran
Juru Bicara Hamas Lolos...
Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved