5 Pemimpin Dunia dengan Kematian Paling Tragis

Kamis, 06 Oktober 2022 - 17:20 WIB
loading...
A A A
Benito Mussolini merupakan salah satu diktator asal Italia. Ia telah melakukan berbagai kejahatan terhadap manusia, seperti menggunakan gas mustard yang turut menewaskan 100.000 orang di Ethiopia hingga membuat 300.000 orang Yunani mati kelaparan.

5 Pemimpin Dunia dengan Kematian Paling Tragis


Kematiannya pun terjadi saat ia ditugaskan untuk memimpin suatu negara boneka milik Jerman. Pada 1945, pihak sekutu terus menggempur pertahanannya, ditambah ada pemberontakan besar-besaran oleh oposisi.

Karena tak bisa membendungnya, Mussolini pun melarikan diri bersama kekasihnya. Namun, setelah dua hari melakukan pelarian, beliau ditangkap dan langsung dihukum mati keesokan harinya.

Pada awalnya, mayat keduanya telah dikuburkan. Akan tetapi, para pemberontak mencurinya dan langsung digantung terbalik.

Para warga pun meneriaki, menembaki, dan melemparinya dengan batu hingga wajahnya hancur.

5. Muammar Khadafi (Diktator Libya)

Pada Kamis, 20 Oktober 2011 diktator Libya, Muammar Khadafi tewas setelah bersembunyi dari pasukan oposisi yang disebut tentara Transisi Nasional Libya (NTC).

5 Pemimpin Dunia dengan Kematian Paling Tragis


Pemimpin Libya yang telah berkuasa selama 42 tahun ini, telah menjadi buronan setelah pengadilan pidana internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan dirinya atas kejahatan terhadap kemanusiaan.

Semasa hidupnya, Khadafi terkenal sebagai orang yang diselimuti kekayaan. Saat rakyat melakukan demonstrasi besar-besaran yang disebut “Arab Spring”, Khadafi justru mengarahkan pasukan militer untuk membunuh mereka.

Pasukan oposisi yang melihat hal itu pun geram hingga akhirnya terjadi perang saudara antara tentara Khadafi melawan pasukan oposisi.

Para pemberontak pun berhasil menguasai ibu kota Tripoli, yang menyebabkan Khadafi dipukul mundur hingga ke bagian barat Libya.

NTC awalnya mengklaim khaddafi meninggal karena luka yang diderita dalam baku tembak ketika pasukan loyalis berusaha membebaskannya, tetapi tak lama berselang muncul video saat-saat terakhirnya menunjukkan pejuang pemberontak memukulnya dan salah satu dari mereka menyodominya dengan bayonet sebelum dia ditembak beberapa kali.

Penulis:MG/Bijak Diaz Afianto
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Studi Ungkap Gurita...
Studi Ungkap Gurita Politik China dalam Jaringan Kriminal di Asia Tenggara
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Nyaris 2.300 Orang, AS Kirim 2.000 Tentara Bantu Cari Korban
Rekomendasi
Panas Ekstrem, Paris...
Panas Ekstrem, Paris Ubah Sungai Seine Jadi Pendingin Udara
Formula E Shanghai Round...
Formula E Shanghai Round 13 Siap Digelar, Saksikan Keseruannya di VISION+
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
Berita Terkini
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Infografis
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Ditantang Cape Verde
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved