Acara TV Swedia Menghina Erdogan Habis-habisan, Turki Marah

Kamis, 06 Oktober 2022 - 12:40 WIB
loading...
Acara TV Swedia Menghina...
Acara televisi Swedia menghina Presiden Recep Tayyip Erdogan, memicu kemarahan pemerintah Turki. Foto/REUTERS
A A A
STOCKHOLM - Sebuah stasiun televisi Swedia telah membuat pemerintah Turki marah karena menampilkan acara satire yang menghina Presiden Recep Tayyip Erdogan habis-habisan.

Acara itu menampilkan Kadir Meral, seorang satiris Swedia-Kurdi, yang melontarkan penghinaan terhadap Erdogan dalam bahasa Kurdi selama sekitar dua menit.

Satiris itu menggambarkan sosok presiden Turki "bodoh" dan "botak". Dia juga menyindir kebocoran pipa gas bawah laut Nord Stream sebagai kentut Erogan karena kebanyakan makan kebab.

Acara satire mingguan di stasiun televisi SVT itu bernama "Svenska Nyheter". Tayangan yang mengejek Erdogan tersebut berlangsung Jumat pekan lalu.

Baca juga: Erdogan: Barat Lakukan Provokasi, Memaksa Rusia Hentikan Pasokan Gas Eropa

Dalam acara itu, juga ditampilkan gambar tiruan dari Erdogan yang bertelanjang dada mengenakan celana renang dan terjerat dalam bendera Kurdi. Gambar lain menunjukkan sosok tiruan Erdogan mengenakan jilbab.

"Kementerian Luar Negeri Turki hari ini [Rabu, 5/10/2022] memanggil duta besar Swedia untuk Ankara, Staffan Herrstrom, karena siaran di televisi Swedia (SVT) yang berisi pernyataan dan gambar menghina terhadap Turki dan Presiden Recep Tayyip Erdogan,” tulis kantor berita Anadolu, mengutip Kementerian Luar Negeri Turki.

"Herrstrom diberi tahu bahwa ekspresi dan citra yang kurang ajar dan jelek tentang Erdogan dan Turki tidak dapat diterima," lanjut laporan media Turki tersebut.

Pembawa acara "Svenska Nyheter", Kristoffer Ahonen Appelquist, dalam tayangan tersebut mengejek Erdogan dengan menyebutnya "dåre", bahasa Swedia untuk “orang bodoh”.

Appelquist pada awalnya mengolok-olok Erdogan untuk lagu tema kampanyenya, kemudian meliput seorang wanita yang dipenjara karena menyebut Erdogan "pemarah" di Twitter, dan berbicara tentang 38.000 tahanan politik Turki, serta kurangnya kebebasan pers.

Dia kemudian menyinggung izin ekspor senjata Swedia ke Turki yang mungkin digunakan untuk berperang melawan Kurdi di Suriah utara, dan bagaimana Erdogan menuntut Swedia untuk memulangkan jurnalis Kurdi yang oleh Erdogan gambarkan sebagai “teroris”.

“Itu konyol,” kata Appelquist. “Dia bahkan tidak menyukai mereka [Kurdi], dan kami menyukainya! Dan kami menggunakan Kurdi untuk hal-hal, seperti budaya dan politik dan Sommarprat [siaran Musim Panas dari selebriti di radio Swedia] dan sebagainya.”
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Helikopter Perusahaan...
Helikopter Perusahaan Minyak Arab Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Rekomendasi
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Korupsi MBG Kejahatan...
Korupsi MBG Kejahatan Luar Biasa, Pemerintah Diminta Berikan Hukuman Berat
IHSG Jeblok Nyaris 1%...
IHSG Jeblok Nyaris 1% ke 5.838 Siang Ini, Ratusan Saham Merana
Berita Terkini
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Infografis
Disegani Dunia, Ini...
Disegani Dunia, Ini 4 Peran Erdogan dalam Kebangkitan Islam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved