Eks PM Israel Benjamin Netanyahu Jatuh Sakit saat Doa Yahudi
Kamis, 06 Oktober 2022 - 09:34 WIB
loading...
Mantan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tiba-tiba jatuh sakit saat mengikuti doa Yom Kippur di sebuah sinagoge. Foto/REUTERS
A
A
A
TEL AVIV - Mantan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu tiba-tiba jatuh sakit saat mengikuti doa Yom Kippur, salah satu hari paling suci Yahudi.
Netanyahu, yang saat ini menjadi pemimpin oposisi, sedang berpuasa saat mengikuti acara doa di sebuah sinagoge pada Rabu dan tiba-tiba merasakan "nyeri dada".
Kantor Netanyahu mengatakan PM terlama Israel itu dibawa ke rumah sakit dan menjalani tes medis setelah merasa tidak enak badan.
“Mantan Perdana Menteri Netanyahu merasa tidak sehat saat berdoa di sinagoge. Dia menjalani serangkaian tes di lokasi yang hasilnya normal dan sekarang dia merasa baik-baik saja,” bunyi pernyataan kantor Netanyahu, seperti dikutip i24NEWS, Kamis (6/10/2022).
Baca juga: 5 Sapi Merah Sempurna Gemparkan Israel, Dianggap seperti Kisah Surah Al-Baqarah
Kantor Netanyahu menambahkan bahwa politisi tersebut akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Pusat Medis Shaare Zedek Yerusalem "untuk menghilangkan keraguan" atas masalah kesehatan.
Yom Kippur, Hari Pendamaian Yahudi, yang dimulai pada hari Selasa saat matahari terbenam dan berakhir Rabu malam, ditandai dengan puasa 25 jam.
Netanyahu, yang saat ini menjadi pemimpin oposisi, sedang berpuasa saat mengikuti acara doa di sebuah sinagoge pada Rabu dan tiba-tiba merasakan "nyeri dada".
Kantor Netanyahu mengatakan PM terlama Israel itu dibawa ke rumah sakit dan menjalani tes medis setelah merasa tidak enak badan.
“Mantan Perdana Menteri Netanyahu merasa tidak sehat saat berdoa di sinagoge. Dia menjalani serangkaian tes di lokasi yang hasilnya normal dan sekarang dia merasa baik-baik saja,” bunyi pernyataan kantor Netanyahu, seperti dikutip i24NEWS, Kamis (6/10/2022).
Baca juga: 5 Sapi Merah Sempurna Gemparkan Israel, Dianggap seperti Kisah Surah Al-Baqarah
Kantor Netanyahu menambahkan bahwa politisi tersebut akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Pusat Medis Shaare Zedek Yerusalem "untuk menghilangkan keraguan" atas masalah kesehatan.
Yom Kippur, Hari Pendamaian Yahudi, yang dimulai pada hari Selasa saat matahari terbenam dan berakhir Rabu malam, ditandai dengan puasa 25 jam.
Lihat Juga :