Peta Pertempuran Ungkap Rusia Kehilangan Wilayah Kunci di Kherson

Rabu, 05 Oktober 2022 - 18:15 WIB
loading...
Peta Pertempuran Ungkap...
Peta Pertempuran Ungkap Rusia Kehilangan Wilayah Kunci di Kherson. FOTO/Reuters
A A A
MOSKOW - Pasukan Rusia yang menduduki wilayah selatan Laut Hitam Ukraina di Kherson telah menderita kerugian teritorial yang serius. Peta yang diterbitkan oleh Kementerian Pertahanan Ukraina mengungkapkan hal itu, Selasa (4/10/2022).

Seperti dilaporkan AFP, peta-peta yang disertakan dalam pengarahan militer harian itu menunjukkan bahwa pasukan Rusia tidak lagi mengendalikan desa Dudchany di tepi barat sungai Dnieper. Pasukan Ukraina dilaporkan berupaya keras untuk merebut kembali wilayah ini, yang direbut Rusia pada awal invasi Moskow.

Baca: Ukraina Rebut Kembali Desa di Kherson dari Rusia

Di wilayah timur laut Kharkiv, peta Kementerian Pertahanan menunjukkan bahwa pasukan Rusia telah meninggalkan posisi di tepi barat sungai Oskil, setelah serangan balasan oleh tentara Kiev, bulan ini.

Militer Ukraina mengklaim dalam sebuah pernyataan, bahwa pasukan Rusia di Kherson "terdemoralisasi" dan jatuh kembali ke posisi mereka, menghancurkan depot amunisi dan jembatan di belakang mereka.

"Semua ini untuk memperlambat serangan pasukan kami," kata Kementerian Pertahanan Ukraina dalam pernyataan mereka.

Sementara Wakil Menteri Dalam Negeri Ukraina, Yevhen Enin mengatakan, pasukan Ukraina telah merebut kembali 50 kota dan desa di Kherson, tanpa menyebutkan kapan hal itu terjadi.

Baca: Hasil Referendum Kherson Ukraina Ungkap 87% Pemilih Ingin Gabung Rusia

Pasukan Kiev perlahan-lahan merebut kembali wilayah di Kherson selama beberapa minggu terakhir, tetapi kemajuan telah dipercepat dalam beberapa hari terakhir.

Dengan populasi satu juta sebelum perang, Kherson adalah daerah pertanian utama dan merupakan pintu gerbang ke semenanjung Krimea. Kota utamanya, juga bernama Kherson, adalah salah satu yang pertama jatuh ke tangan pasukan Rusia setelah mereka meluncurkan apa yang disebut Kremlin sebagai “operasi militer khusus” pada Februari.

Kremlin pekan lalu secara resmi mencaplok wilayah itu bersama tiga lainnya, meskipun pasukan Rusia tidak sepenuhnya mengendalikannya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Piala Dunia 2026: Spanyol...
Piala Dunia 2026: Spanyol Hancurkan Arab Saudi 4-0
10 Fakta Menarik Spanyol...
10 Fakta Menarik Spanyol Pecundangi Arab Saudi di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved