Presiden 9 Negara NATO Kutuk Aksi Rusia Caplok Wilayah Ukraina
Minggu, 02 Oktober 2022 - 22:45 WIB
loading...
A
A
A
Pernyataan itu dikeluarkan oleh presiden Republik Ceko, Estonia, Latvia, Lithuania, Montenegro, Makedonia Utara, Polandia, Rumania, dan Slovakia. Empat dari penandatangan - Polandia, dan tiga negara Baltik - berada di sisi timur NATO dengan Rusia. Dua lainnya -- Rumania dan Slovakia -- berbatasan dengan Ukraina.
Hongaria, yang juga berbatasan dengan Ukraina, tidak masuk dalam daftar. Perdana menteri nasionalisnya, Viktor Orban, telah menjalin hubungan dekat dengan Putin dalam beberapa tahun terakhir dan mengecam sanksi Uni Eropa terhadap Kremlin. Juga absen adalah Albania, Bulgaria, Kroasia dan Slovenia.
Baca: Ukraina Resmi Lamar Gabung NATO, Ini Jawaban Sekjen Stoltenberg
Pernyataan itu, yang diterbitkan di situs web kantor kepresidenan Polandia, mengatakan para pemimpin negara-negara penandatangan telah “mengunjungi Kiev selama perang dan menyaksikan dengan mata kepala sendiri efek agresi Rusia.”
“Kami mendukung Ukraina dalam pertahanannya melawan invasi Rusia, menuntut Rusia untuk segera menarik diri dari semua wilayah pendudukan dan mendorong semua Sekutu (NATO) untuk secara substansial meningkatkan bantuan militer mereka ke Ukraina,” katanya.
Hongaria, yang juga berbatasan dengan Ukraina, tidak masuk dalam daftar. Perdana menteri nasionalisnya, Viktor Orban, telah menjalin hubungan dekat dengan Putin dalam beberapa tahun terakhir dan mengecam sanksi Uni Eropa terhadap Kremlin. Juga absen adalah Albania, Bulgaria, Kroasia dan Slovenia.
Baca: Ukraina Resmi Lamar Gabung NATO, Ini Jawaban Sekjen Stoltenberg
Pernyataan itu, yang diterbitkan di situs web kantor kepresidenan Polandia, mengatakan para pemimpin negara-negara penandatangan telah “mengunjungi Kiev selama perang dan menyaksikan dengan mata kepala sendiri efek agresi Rusia.”
“Kami mendukung Ukraina dalam pertahanannya melawan invasi Rusia, menuntut Rusia untuk segera menarik diri dari semua wilayah pendudukan dan mendorong semua Sekutu (NATO) untuk secara substansial meningkatkan bantuan militer mereka ke Ukraina,” katanya.
Lihat Juga :