Iran Tangkap 9 Warga Asing yang Ikut Aksi Protes Anti Hijab

Sabtu, 01 Oktober 2022 - 09:31 WIB
loading...
Iran Tangkap 9 Warga...
Iran Tangkap 9 Warga Asing yang Ikut Aksi Protes Anti Hijab. FOTO/Reuters
A A A
TEHERAN - Kementerian Intelijen Iran mengatakan telah menangkap 9 orang asing karena terlibat protes anti-hijab baru-baru ini yang melanda negara itu. Warga asing yang ditangkap berasal dari negara-negara Eropa.

Dalam sebuah pernyataan yang dibawa oleh kantor berita pemerintah, IRNA, Kementerian Intelijen mengatakan bahwa mereka yang ditangkap termasuk warga negara Jerman, Polandia, Italia, Prancis, Belanda, dan Swedia.

Baca: Presiden Iran soal Kematian Mahsa Amini: Kami Semua Sedih, tapi...

Pemeirntah Iran mengklaim bahwa protes harian yang melanda negara itu selama dua minggu terakhir dihasut oleh orang asing. Para pengunjuk rasa telah membantah klaim tersebut dan menggambarkan tindakan mereka sebagai pemberontakan spontan terhadap aturan berpakaian ketat negara itu, termasuk jilbab wajib bagi perempuan di depan umum.

Di masa lalu, Iran telah menahan orang asing, seringkali dengan klaim bahwa mereka adalah mata-mata tanpa memberikan bukti. Para kritikus mengecam praktik tersebut sebagai upaya Iran untuk menggunakan orang asing yang ditahan sebagai alat tawar-menawar untuk mendapatkan konsesi dari komunitas internasional.

Sebelumnya pada bulan Juni, Iran menangkap dua warga negara Prancis, Cecile Kohler (37) dan Chuck Paris (69) karena bertemu dengan para guru yang memprotes dan mengambil bagian dalam rapat umum anti-pemerintah. Sejumlah orang Eropa juga ditahan di Iran dalam beberapa bulan terakhir, termasuk seorang turis Swedia, dua warga negara Prancis, seorang ilmuwan Polandia, dan lainnya.

Baca: Protes Kematian Mahisa Amini Berlanjut, Korban Tewas Jadi 83

“Penangkapan itu terjadi ketika dokumen pemerintah yang bocor menunjukkan bahwa Iran memerintahkan pasukan keamanannya untuk "menghadapi keras" demonstrasi anti-pemerintah yang pecah awal bulan ini,” kata Amnesty International, Jumat (30/9/2022), seperti dikutip dari AP.

Kelompok hak asasi yang berbasis di London itu juga mengatakan, pasukan keamanan telah menewaskan sedikitnya 52 orang sejak protes atas kematian Mahsa Amini dimulai hampir dua minggu lalu, termasuk dengan menembakkan peluru tajam ke kerumunan dan memukuli pengunjuk rasa dengan tongkat.

Dikatakan pasukan keamanan juga telah memukuli dan meraba-raba pengunjuk rasa perempuan yang melepas jilbab mereka untuk memprotes perlakuan terhadap perempuan oleh teokrasi Iran.

Baca: Selebriti Iran Diperingatkan Tidak Jadi Provokator Aksi Protes Mahsa Amini

Kematian Mahsa Amini dalam tahanan, yang ditahan karena diduga mengenakan jilbab wajib terlalu longgar, telah memicu curahan kemarahan pada ulama yang berkuasa di Iran.

Keluarganya mengatakan mereka diberitahu bahwa dia dipukuli sampai mati dalam tahanan. Polisi mengatakan Amini yang berusia 22 tahun meninggal karena serangan jantung dan menyangkal telah memperlakukannya dengan buruk, dan para pejabat Iran mengatakan kematiannya sedang diselidiki.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Brutal! Geng Narkoba...
Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko
Rekomendasi
Pembangunan Transportasi...
Pembangunan Transportasi Publik Mampu Sejahterakan Warga Daerah
EJAE Curi Perhatian...
EJAE Curi Perhatian di Pembukaan Piala Dunia 2026, Bawakan Lagu Resmi FIFA dalam Bahasa Korea
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
Berita Terkini
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved