Pesawat Perang PM Inggris Peringatkan Rombongan Jet Tempur Rusia

Sabtu, 04 Juli 2020 - 04:10 WIB
loading...
Pesawat Perang PM Inggris...
Pesawat Voyager yang biasa digunakan PM Boris Johnson membantu tim jet tempur Inggris memperingatkan rombongan jet tempur Rusia yang mendekat. Foto/BBC
A A A
LONDON - Pesawat perang yang baru dicat warna bendera Union Jack dikirim untuk membantu tim jet tempur Inggris untuk memperingatkan rombongan pesawat jet tempur Rusia yang mendekat.

Pesawat itu biasa digunakan oleh Perdana Menteri (PM) Boris Johnson dan para bangsawan Inggris. Misi pesawat PM Johnson terhadap rombongan pesawat militer Moskow pada hari Jumat merupakan yang pertama kalinya.

Itu sebenarnya jenis pesawat pengisi bahan bakar dan pesawat transportasi untuk misi tempur.

Baru-baru ini, pesawat bercat bendera Union Jack tersebut dirancang ulang dengan biaya mengejutkan £900.000 sehingga dapat "mengiklankan" Inggris dalam perjalanan global. (Baca: Inggris Kerahkan 6 Jet Tempur untuk Cegat Pesawat Pembom Rusia )

Mengutip laporan Mirror, Sabtu (4/7/2020), awalnya tim jet tempur Quick Response Action (QRA) dari Pangkalan Angkatan Udara Kerajaan (RAF) Lossiemouth mengeluarkan peringatan untuk pesawat-pesawat tempur Rusia yang menuju wilayah udara Inggris. Tak lama kemudian Voyager muncul memberikan dukungan.

Kementerian Pertahanan setempat mengatakan tidak ada intersepsi atau pencegatan yang diperlukan selama operasi dan pesawat Voyager kembali ke markasnya di RAF Brize Norton, di Oxfordshire.

Rombongan pesawat militer Rusia mencakup pesawat pembom jarak jauh Blackjack.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Apakah AI Cukup Cerdas...
Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026?
Kebakaran Bar Bangkok...
Kebakaran Bar Bangkok Tewaskan 27 Orang, Kemlu: Tidak Ada Korban WNI
Ngamuk! Iran Gempur...
Ngamuk! Iran Gempur Pangkalan Militer AS di Bahrain dan Yordania, Hancurkan Fasilitas Radar
Rekomendasi
IHSG Ditutup Bertahan...
IHSG Ditutup Bertahan di Level 6.039, Ada 439 Saham Menguat
Kejagung Lelang 90 Unit...
Kejagung Lelang 90 Unit Apartemen di Jaksel Milik Terpidana Benny Tjokro
LKPP 2025 Raih Opini...
LKPP 2025 Raih Opini WTP dengan Defisit Terkendali, Purbaya Selesaikan Temuan BPK
Berita Terkini
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved