Daftar NegaraTingkat Perceraian Tertinggi, Maladewa Duduki Peringkat 1

Jum'at, 30 September 2022 - 13:30 WIB
loading...
Daftar NegaraTingkat...
Tomoharu (kiri) dan Miki Saito menggunakan palu untuk menghancurkan cincin kawin mereka untuk melambangkan akhir dari 13 tahun pernikahan mereka selama upacara perceraian mereka di Tokyo 3 Juli 2011, sehari sebelum resmi mengajukan gugatan cerai. Foto/R
A A A
MALE - Pernikahan merupakan proses pengikatan janji suci yang sakral antara kedua pasangan sekaligus bentuk ibadah yang mulia dan suci.

Pernikahan tidak boleh dilakukan sembarangan karena ini merupakan bentuk ibadah terpanjang dan dapat dijaga hingga maut memisahkan.

Namun dalam hidup terkadang beberapa hal yang direncanakan tidak dapat berjalan sesuai keinginan, termasuk pernikahan. Kejadian seperti perceraian pun tak jarang dapat terjadi.

Masalah komunikasi, ekonomi sampai gaya hidup menjadi penyebab perceraian yang kerap kejadian, khususnya 5 negara berikut yang memiliki angka perceraian yang tak bisa dibilang kecil.

Negara apa sajakah itu? Dilansir dari world population review, berikut daftar negara dengan tingkat perceraian tertinggi:

1. Maladewa (5,52 Perceraian dari 1000 Orang)

2. Kazakhstan (4,6 Perceraian dari 1000 Orang)

3. Rusia (3,9 Perceraian dari 1000 Orang)

4. Belarusia (3,7 Perceraian dari 1000 Orang)

5. Belgia (3,7 Perceraian dari 1000 Orang)

6. Moldova (3,3 Perceraian dari 1000 Orang)

7. China (3,2 Perceraian dari 1000 Orang)

8. Kuba (2,9 Perceraian dari 1000 Orang)

9. Ukraina (2,88 Perceraian dari 1000 Orang)

10.Denmark (2,7 Perceraian dari 1000 Orang)

11. Latvia (2,7 Perceraian dari 1000 Orang)

12. Lithuania (2,7 Perceraian dari 1000 Orang)

13. Amerika Serikat (2,7 Perceraian dari 1000 Orang)

Menurut data dari PBB dan sumber lainnya, negara dengan tingkat perceraian tertinggi di dunia pada saat ini adalah Maladewa, yang mencatat 2.984 perceraian dalam 540.544 populasi.

Dengan angka tersebut jika dikalkulasikan, Maladewa mencatatkan tingkat perceraian 5,52 per 1000 orang.

Angka ini sebenarnya sudah turun signifikan dibanding tingkat 2002 lalu di mana tingkat perceraian tercatat 10,97 per 1.000 orang.

Karena angka perceraian yang sangat tinggi, Maladewa sampai mencatatkan nama mereka di Guinness Book of World Records.

Mengapa perceraian begitu sering terjadi di Maladewa? Salah satu penjelasan umumnya ialah warga negara kepulauan ini tidak menyukai hubungan fisik di luar pernikahan, tetapi pernikahan dan perceraian cukup mudah dilakukan, sehingga mereka menikah dengan cepat dan bisa bercerai dengan cepat pula.

Selain faktor yang telah disebutkan diatas, faktor lainnya beberapa negara tersebut mengalami lonjakan perceraian adalah pandemi akibat Covid-19.

Pandemi COVID-19 tahun 2020-2021 berdampak luar biasa pada hampir setiap aspek kehidupan sehari-hari, termasuk tingkat pernikahan dan perceraian.

Secara keseluruhan, tingkat pernikahan turun secara signifikan pada tahun 2020, sebagian besar terkait pandemi dan pembatasan pertemuan publik.

Terlebih lagi, tingkat perceraian juga turun secara signifikan, dari 0,2 menjadi 0,4 poin dalam banyak kasus, di hampir setiap negara di dunia.

Penulis: MG/ Bijak Diaz Afianto

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Provinsi Kaya Minyak...
Provinsi Kaya Minyak di Kanada Ini Gelar Referendum untuk Cerai dari Kanada, Ini Alasan Utamanya
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Gara-gara Puisi, Editor...
Gara-gara Puisi, Editor Bahasa Kazakh Divonis 6,5 Tahun Penjara di Xinjiang
Di Negara Muslim Ini,...
Di Negara Muslim Ini, Pernikahan Setiap 34 menit, tapi Perceraian Setiap 75 Menit
Drone Serang Kapal Tanker...
Drone Serang Kapal Tanker Kazakhstan dalam Perjalanan ke Pelabuhan Rusia
Pasutri Ini Menang Rp13...
Pasutri Ini Menang Rp13 Miliar di Kasino Australia Berkat Kamera Mungil di Kaus Mickey Mouse
Komnas Perempuan Klarifikasi...
Komnas Perempuan Klarifikasi Kedatangan Sarwendah, Ternyata Belum Buat Aduan Resmi
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Tragis, Ibu Hamil 9...
Tragis, Ibu Hamil 9 Bulan dan 4 Anaknya Tewas akibat Kebakaran Apartemen
Rekomendasi
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
Logo Koperasi dalam...
Logo Koperasi dalam Iklan Air Mineral Dinilai Bisa Membingungkan Konsumen
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved