Dukung Aksi Protes, Eks Bintang Porno Mia Khalifa Kecam Rezim Iran
Kamis, 29 September 2022 - 03:53 WIB
loading...
Eks bintang porno Mia Khalifa mendukung aksi protes kematian Mahisa Amini dan mengecam rezim Iran. Foto/Kolase/Sindonews
A
A
A
WASHINGTON - Mantan bintang film porno Mia Khalifa angkat bicara terkait aksi protes yang terjadi di Iran. Ia memberikan dukunganya terhadap aksi yang meletus setelah kematian Mahsa Amini, yang diduga tewas akibat dipukuli oleh polisi Iran.
Perempuan keturunan Lebanon-Amerika itu membuat serangkaian postingan yang mengkritik pemerintah Iran, saat aksi protes di negara itu meluas.
Selama akhir pekan, dia memposting pembaruan cerita Instagram yang kritis terhadap Presiden Iran Ebrahim Raisi dan permintaannya agar jurnalis terkenal Christiane Amanpour mengenakan jilbab ketika mewawancarainya saat dia berada di New York untuk Sidang Umum PBB.
"Mengapa kita memberi fasis semacam itu platform di media Amerika dan tunduk pada tuntutan mereka?" tanyanya seperti dikutip dari Al Araby, Kamis (29/9/2022).
Baca: Jurnalis CNN Ogah Pakai Jilbab, Presiden Iran Menolak Diwawancarai
Pada hari Minggu, dia membagikan video kompilasi yang awalnya diposting ke TikTok, tentang kerabat pejabat rezim yang berpesta di luar negeri sementara pengunjuk rasa dibunuh oleh pasukan keamanan.
"Tidak terlihat hijab bagi anak-anak/cucu rezim Islam! Polisi moral tidak punya Snapchat??" dia bertanya.
Perempuan keturunan Lebanon-Amerika itu membuat serangkaian postingan yang mengkritik pemerintah Iran, saat aksi protes di negara itu meluas.
Selama akhir pekan, dia memposting pembaruan cerita Instagram yang kritis terhadap Presiden Iran Ebrahim Raisi dan permintaannya agar jurnalis terkenal Christiane Amanpour mengenakan jilbab ketika mewawancarainya saat dia berada di New York untuk Sidang Umum PBB.
"Mengapa kita memberi fasis semacam itu platform di media Amerika dan tunduk pada tuntutan mereka?" tanyanya seperti dikutip dari Al Araby, Kamis (29/9/2022).
Baca: Jurnalis CNN Ogah Pakai Jilbab, Presiden Iran Menolak Diwawancarai
Pada hari Minggu, dia membagikan video kompilasi yang awalnya diposting ke TikTok, tentang kerabat pejabat rezim yang berpesta di luar negeri sementara pengunjuk rasa dibunuh oleh pasukan keamanan.
"Tidak terlihat hijab bagi anak-anak/cucu rezim Islam! Polisi moral tidak punya Snapchat??" dia bertanya.
Lihat Juga :