alexametrics

Bandara Utama Thailand Tes Covid-19 untuk Kedatangan Internasional

loading...
Bandara Utama Thailand Tes Covid-19 untuk Kedatangan Internasional
Tim medis menunjukkan laboratorium tes Covid-19 di bandara internasional Suvarnabhumi, Bangkok, Thailand. Foto/REUTERS/Athit Perawongmetha
A+ A-
BANGKOK - Bandara internasional Suvarnabhumi meluncurkan tes cepat virus corona pada Jumat (3/7) untuk kedatangan luar negeri setelah tiga bulan larangan pelancong asing dicabut bulan ini.

Semua warga asing, kecuali punya izin kerja, dilarang datang sejak Maret. Namun setelah lebih dari lima pekan tak ada penyebaran virus di komunitas, Thailand mengizinkan kedatangan warga asing.

Pelancong bisnis, diplomat dan tamu pemerintah yang tinggal dalam waktu kurang dari 14 hari dianggap sebagai pelancong jalur cepat yang akan menjalani tes swab di bandara Suvarnabhumi untuk memastikan mereka bebas Covid-19.

“Tes membutuhkan waktu sekitar satu setengah jam,” kata Suwich Thammapalo, pejabat departemen kontrol penyakit Thailand.



Langkah ini akan diperluas untuk pelancong dan turis lainnya. Tes di bandara itu dipungut biaya USD96 per tes, sebagai salah satu syarat masuk jalur cepat tanpa karantina 14 hari.

Tes itu menjadi kewajiban untuk warga asing yang masuk, mulai dari mereka dengan status penduduk atau keluarga di negara itu, serta mahasiswa internasional.



“Sekitar 1.700 warga asing telah mengajukan datang ke Thailand untuk perawatan medis seperti bedah kosmetik atau perawatan kesuburan setelah larangan turis medis dicabut bulan ini,” kata Taweesin Wisanuyothin, juru bicara gugus tugas Covid-19.

Pemerintah mempertimbangkan rencana membuka lebih banyak perjalanan internasional dengan beberapa ketentuan untuk sejumlah negara pada September.

“Saat pandemi mempengaruhi perjalanan udara, Thailand memperkirakan sekitar 8 juta turis asing tahun ini, turun 80% dari tahun lalu,” papar perkiraan Dewan Pariwisata Thailand. (Lihat Infografis: Duet Rafale-SU30 India Siap Mengguncang Ketegangan di Perbatasan)

Sektor pariwisata diperkirakan pulih pada 2021. Tahun lalu, belanja sekitar 39,8 juta turis asing menyumbang 11% dari produk domestik bruto. (Lihat Video: Pelaku Begal Menangis di Kaki Ibu, Korban Ternyata Kakak Angkat)
(sya)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak