Gawat, Eks Presiden Rusia Pertimbangkan Gunakan Nuklir Lawan Ukraina

Selasa, 27 September 2022 - 20:34 WIB
loading...
Gawat, Eks Presiden...
Mantan presiden Rusia Dmitri Medvedev. Foto/Russia Today
A A A
MOSKOW - NATO tidak akan campur tangan jika Moskow menggunakan senjata nuklir melawan Ukraina. Hal itu diungkapkan mantan presiden Rusia, Dmitry Medvedev, mengklaim bahwa negara Barat pendukung Kiev tidak akan mau mati dalam kiamat nuklir untuk Ukraina.

Meski begitu, Medvedev mengatakan sangat tidak mungkin akan muncul kondisi di Ukraina yang membuat Rusia akan meresponsnya dengan nuklir.

Medvedev membuat pernyataan itu saat membahas hipotetis penggunaan senjata nuklir oleh Rusia di media sosial. Dia menepis pernyataan politisi Barat, yang telah memperingatkan Moskow agar tidak menggunakan nuklir, sebagai "hasutan diare."

"Kondisi yang memungkinkan penggunaan senjata nuklir Rusia dinyatakan dengan jelas dan terbuka dalam doktrin nuklir negara," kata Medvedev seperti dikutip dari Russia Today, Selasa (27/9/2022).

Baca: AS Sudah Punya Rencana Jika Rusia Gunakan Senjata Nuklir

Moskow mengatakan hanya akan menggunakan senjata paling mematikan jika atau salah satu sekutunya diserang dengan senjata pemusnah massal atau jika keberadaannya dipertaruhkan dalam konflik konvensional.

"Secara hipotetis, jika Ukraina mengancam keberadaan Rusia, Moskow dapat menggunakan senjata nuklir," tambah Medvedev, tetapi taruhannya akan terlalu tinggi bagi pihak ketiga untuk terlibat.

“Saya percaya NATO tidak akan campur tangan dalam konflik bahkan dalam skenario ini. Keamanan Washington, London, Brussel lebih penting bagi Aliansi daripada nasib Ukraina yang tak berguna dan binasa,” prediksi Medvedev.

“Mengirim senjata modern ke Ukraina hanyalah bisnis dengan bumbu kebencian ekstra terhadap kami. Tidak lebih,” katanya.

“Demagog (Amerika) dan Eropa tidak akan mati dalam kiamat nuklir. Inilah sebabnya mengapa mereka akan menelan penggunaan senjata apa pun dalam konflik yang sedang berlangsung,” ia menambahkan.

Baca: Eks Panglima NATO: Putin Akan Ditinggalkan China Jika Gunakan Senjata Nuklir

Peringatan terbaru terhadap penggunaan senjata nuklir dipimpin oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyusul pidato Presiden Vladimir Putin pekan lalu, di mana pemimpin Rusia itu mengklaim Washington dan sekutunya berusaha untuk memisahkan Rusia.

Dia memperingatkan bahwa Moskow akan menggunakan semua alat yang ada untuk mempertahankan diri.

Medvedev, yang saat ini menjabat sebagai wakil ketua Dewan Keamanan Nasional Rusia, juga memperingatkan bahwa negara itu tidak akan mentolerir tetangga musuh yang bersenjata nuklir.

Presiden Ukraina Vladimir Zelensky sebelumnya mengesankan bahwa komitmen Kiev untuk tidak memiliki senjata nuklir dapat ditarik. Gagasan itu, yang disuarakan Zelensky saat berpidato di Konferensi Keamanan Munich pada pertengahan Februari, memicu tanggapan marah dari Moskow, yang menganggap pernyataan itu sebagai ancaman serius bagi Rusia.

Baca: Zelensky Plinplan, Sekarang Percaya Putin Bisa Nekat Gunakan Senjata Nuklir

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Banjir Hancurkan Peternakan,...
Banjir Hancurkan Peternakan, Lepaskan Hampir 900 Ular Termasuk Kobra ke Permukiman
Gawat! Iran Beri Sinyal...
Gawat! Iran Beri Sinyal Tutup Bab Al Mandab, Jalur Pasokan Energi Dunia
Rekomendasi
Penanganan Perkara Jampidsus...
Penanganan Perkara Jampidsus Dialihkan dari Polri, Kejagung Terbitkan Tiga Sprindik
KPU Kaji E-Voting, Partai...
KPU Kaji E-Voting, Partai Perindo Ingatkan Kesiapan Sistem Jadi Penentu
Keamanan Diperketat...
Keamanan Diperketat Jelang Duel Panas Inggris vs Argentina
Berita Terkini
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved