Tambah Pasukan di Ukraina, Putin Dilaporkan Tarik Pasukan Terjun Payung dari Suriah
Rabu, 21 September 2022 - 05:38 WIB
loading...
A
A
A
"Karena tindakan mobilisasi tersembunyi yang gagal, kepemimpinan politik-militer Federasi Rusia telah memutuskan untuk menarik unit Resimen Pasukan Terjun payung ke-217 dari wilayah Republik Arab Suriah dan sekitarnya. Persiapan untuk bergerak ke Ukraina," tulis Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina dalam pembaruan operasional harian seperti dikutip dari Newsweek, Rabu (21/9/2022).
Resimen Pasukan Terjun Payung ke-217 Rusia, yang didirikan pada 1940-an, adalah sekelompok tentara berpengalaman yang sebelumnya dikirim ke Belarusia pada Januari 2022, sebulan sebelum Putin memerintahkan "operasi militer khusus" Ukraina.
Rusia telah memiliki kehadiran militer di Suriah, negara Timur Tengah perang saudara di mana Presiden Suriah Bashar al-Assad dan Putin adalah sekutu kunci. Bahkan ketika banyak pemimpin dunia lainnya mengutuk "operasi militer khusus" Rusia di Ukraina, Assad tetap menjadi salah satu pendukungnya. Perang Suriah sedang berlangsung setelah lebih dari satu dekade pertempuran.
Baca: Republik Luhansk dan Donetsk Donbas Rilis Tanggal Referendum Gabung Rusia
Laporan Ukraina datang pada titik penting untuk konflik Ukraina, ketika para pemimpin yang ditempatkan Rusia di wilayah Ukraina yang diduduki seperti Donetsk dan Luhansk bersiap untuk mengadakan referendum untuk memilih bergabung Rusia minggu ini, berpotensi menyiapkan panggung untuk mobilisasi yang lebih besar guna meningkatkan jumlah militer Rusia.
Pekan lalu, menurut Associated Press, Suriah adalah salah satu dari tujuh negara yang memberikan suara menentang mengizinkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memberikan pidato virtual di hadapan Majelis Umum PBB.
Resimen Pasukan Terjun Payung ke-217 Rusia, yang didirikan pada 1940-an, adalah sekelompok tentara berpengalaman yang sebelumnya dikirim ke Belarusia pada Januari 2022, sebulan sebelum Putin memerintahkan "operasi militer khusus" Ukraina.
Rusia telah memiliki kehadiran militer di Suriah, negara Timur Tengah perang saudara di mana Presiden Suriah Bashar al-Assad dan Putin adalah sekutu kunci. Bahkan ketika banyak pemimpin dunia lainnya mengutuk "operasi militer khusus" Rusia di Ukraina, Assad tetap menjadi salah satu pendukungnya. Perang Suriah sedang berlangsung setelah lebih dari satu dekade pertempuran.
Baca: Republik Luhansk dan Donetsk Donbas Rilis Tanggal Referendum Gabung Rusia
Laporan Ukraina datang pada titik penting untuk konflik Ukraina, ketika para pemimpin yang ditempatkan Rusia di wilayah Ukraina yang diduduki seperti Donetsk dan Luhansk bersiap untuk mengadakan referendum untuk memilih bergabung Rusia minggu ini, berpotensi menyiapkan panggung untuk mobilisasi yang lebih besar guna meningkatkan jumlah militer Rusia.
Pekan lalu, menurut Associated Press, Suriah adalah salah satu dari tujuh negara yang memberikan suara menentang mengizinkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memberikan pidato virtual di hadapan Majelis Umum PBB.
Lihat Juga :