Jet Tempur Su-35 Rusia Hancurkan Sistem Pertahanan Udara Ukraina dengan Rudal Khusus

Kamis, 15 September 2022 - 08:22 WIB
loading...
Jet Tempur Su-35 Rusia Hancurkan Sistem Pertahanan Udara Ukraina dengan Rudal Khusus
Jet tempur Su-35 Rusia menghancurkan sistem pertahanan udara Ukraina dengan rudal khusus. Foto/TASS
A A A
MOSKOW - Sebuah jet tempur Su-35S Rusia telah menghancurkan sistem pertahanan udara Ukraina dengan rudal khusus anti-radiasi, Rabu.

Kementerian Pertahanan Rusia mengonfirmasi serangan tersebut dengan merilis video manuver jet tempur Su-35.

Video itu menunjukkan pesawat tempur Su-35 sedang dipersiapkan dan diuji di lapangan terbang operasional sementara. Pesawat tersebut juga terlihat dipersenjatai dengan senjata yang diduga rudal anti-radiasi Kh-31P.

Setelah beberapa saat, pilot mengambil alih jet tempur, dan kemudian lepas landas dari lapangan terbang. Video berakhir dengan Su-35 tiba kembali di lapangan terbang.

Baca juga: Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky Tabrakan Mobil

Menurut rilis Kementerian Pertahanan Rusia, pesawat tempur Su-35S milik Distrik Militer Barat (WMD) telah menghancurkan infrastruktur militer Angkatan Bersenjata Ukraina (AFU) selama operasi militer khusus.

Tak lama setelah video itu dirilis, surat kabar Rusia; Izvestia pada Kamis (15/9/2022), menerbitkan laporan yang disertai dengan video yang memberikan rincian lebih lanjut tentang "operasi militer khusus".

Pilot Su-35S, Alexander, mengatakan kepada Izvestia bahwa dia menemukan target pemancar radio saat terbang di jalur tempurnya dan melaporkannya ke pos komando, setelah itu dia menerima izin untuk menghancurkan target.

“Setelah saya diberi izin, saya meluncurkan rudal ke target darat,” kata Alexander.

Alexander juga menjelaskan bahwa pesawat tempur Rusia diterbangkan di atas awan hingga target terdeteksi. Saat berbicara tentang pesawatnya, Su-35S, dia mengatakan bahwa pesawat tempur itu dapat digunakan untuk berbagai tujuan.

“Pesawat ini multifungsi. Ini tidak hanya berfungsi sebagai pesawat tempur udara-ke-udara, tetapi juga bekerja dengan peluru kendali udara-ke-permukaan. Juga melakukan pengeboman dengan berbagai jenis amunisi,” kata Alexander.

Rudal Kh-31P diduga telah digunakan Rusia sejak awal invasinya ke Ukraina. Gambar-gambar yang pernah muncul di media sosial menunjukkan sisa-sisa dari rudal Kh-31P di Ukraina ditemukan di pusat kota Kiev pada 24 Februari atau hari pertama invasi.

Kh-31P adalah rudal anti-radiasi supersonik jarak menengah yang ditenagai oleh scramjet dengan booster built-in untuk mewujudkan kecepatan supersonik yang tinggi.

Itu dirancang untuk menghancurkan radar sistem rudal permukaan-ke-udara (SAM) jarak menengah dan jauh, radar kontrol operasi udara, dan radar peringatan dini.

Jangkauan maksimum rudal tersebut adalah 110-130 kilometer, dan dapat dipercepat hingga kecepatan Mach 3+ atau lebih dari tiga kali kecepatan suara.

Seeker onboard Kh-31P dapat beroperasi dalam beberapa mode homing, termasuk mode pencarian otomatis dan kontrol eksternal.
Selain itu, rudal tersebut dapat dilengkapi dengan hingga tiga pencari radar yang mencakup beberapa frekuensi.

Salah satu fitur luar biasa dari rudal tersebut adalah kemampuannya untuk melakukan manuver pull-up 10-g yang mengelak jika terdeteksi oleh radar musuh.
(min)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2415 seconds (10.101#12.26)