PM Inggris dan Anggota Parlemen Senior Bersumpah Setia kepada Raja Charles
Sabtu, 10 September 2022 - 20:31 WIB
loading...
PM Inggris dan anggota senior parlemen bersumpah setia kepada Raja Charles III. Foto/tech.dailyfeedmail.net
A
A
A
LONDON - Perdana Menteri (PM) Inggris Liz Truss dan sejumlah menteri senior lainnya bersumpah kepada Raja Charles III di parlemen pada Sabtu (10/9/2022).
Setelah hari ini, Parlemen akan ditutup untuk masa berkabung setelah kematian Ratu Elizabeth II. Tapi tetap terbuka selama dua hari untuk mendengar penghormatan dari anggota parlemen dan kolega.
Sebelum itu, para menteri kabinet dan anggota parlemen senior berbaris untuk bersumpah kepada raja - sesuatu yang biasanya terjadi setelah pemilihan umum.
Hanya beberapa anggota parlemen yang memilih untuk mengucapkan sumpah baru - yang bukan merupakan persyaratan formal, karena sumpah yang diucapkan kepada Yang Mulia juga termasuk "ahli waris dan penerusnya".
Dikutip dari Mirror, pada pembukaan Parlemen sore ini, Ketua Parlemen Lindsay Hoyle mengatakan kepada anggota parlemen akan ada kesempatan lain bagi anggota parlemen untuk mengambil sumpah setelah pemakaman Ratu Elizabeth II.
Baca: Postingan BBC tentang Ratu Elizabeth II dan Afrika Picu Kemarahan
Setelah hari ini, Parlemen akan ditutup untuk masa berkabung setelah kematian Ratu Elizabeth II. Tapi tetap terbuka selama dua hari untuk mendengar penghormatan dari anggota parlemen dan kolega.
Sebelum itu, para menteri kabinet dan anggota parlemen senior berbaris untuk bersumpah kepada raja - sesuatu yang biasanya terjadi setelah pemilihan umum.
Hanya beberapa anggota parlemen yang memilih untuk mengucapkan sumpah baru - yang bukan merupakan persyaratan formal, karena sumpah yang diucapkan kepada Yang Mulia juga termasuk "ahli waris dan penerusnya".
Dikutip dari Mirror, pada pembukaan Parlemen sore ini, Ketua Parlemen Lindsay Hoyle mengatakan kepada anggota parlemen akan ada kesempatan lain bagi anggota parlemen untuk mengambil sumpah setelah pemakaman Ratu Elizabeth II.
Baca: Postingan BBC tentang Ratu Elizabeth II dan Afrika Picu Kemarahan
Lihat Juga :