Anggota NATO: Risiko Perang dengan Rusia Serius dalam 3-10 Tahun

Kamis, 08 September 2022 - 17:59 WIB
loading...
Anggota NATO: Risiko...
Anggota Divisi Mekanik ke-18 Polandia dan anggota Divisi Lintas Udara ke-82 Amerika Serikat berpartisipasi dalam pelatihan militer bersama di Nowa Deba, Polandia, 8 April 2022. Foto/REUTERS/Leonhard Foeger
A A A
WARSAWA - Polandia bisa berakhir dalam konflik militer dengan Rusia dalam tiga sampai sepuluh tahun. Peringatan itu diungkapkan Wakil Menteri Pertahanan Polandia Marcin Osiepa kepada surat kabar Polandia, DGP, dalam wawancara yang diterbitkan pada Rabu (7/9/2022).

“Warsawa akan membutuhkan waktu yang tersisa sebelum perang untuk mendapatkan senjata sebanyak mungkin,” papar dia.

“Ada risiko serius perang dengan Rusia,” ungkap Osiepa, seraya menambahkan waktu potensi perang ini tergantung “pada bagaimana konflik di Ukraina berakhir.”

Menurut pejabat itu, “Pada akhirnya akan tergantung pada berapa tahun Rusia perlu membangun kembali potensi militernya.”

Baca juga: Diplomat Iran Bakar Dokumen Beberapa Jam sebelum Tinggalkan Albania

Dia tidak mengidentifikasi faktor tambahan apa pun yang dapat meningkatkan atau mengurangi risiko konflik.

Ociepa mengangkat isu tersebut sambil menggambarkan “realitas geopolitik” yang seharusnya memaksa Polandia untuk secara cepat meningkatkan potensi pertahanannya sendiri.

“Kita harus menggunakan waktu ini untuk mempersenjatai kembali Angkatan Darat Polandia secara maksimal,” ujar dia kepada surat kabar itu.

Baca juga: PBB: Iran Bisa Buat Bom Nuklir dalam 3 Pekan

Dia membela apa yang disebut media Polandia sebagai anggaran pertahanan “rekor”, ditambah dengan biaya tambahan “tidak terdefinisi” tertentu.

“Rancangan anggaran negara Polandia untuk tahun depan mencatat rekor pengeluaran untuk angkatan bersenjata, sebesar 97 miliar zloty (USD20,52 miliar),” papar laporan kantor berita Polandia PAP.

“Beberapa dana tambahan untuk memodernisasi tentara akan dikumpulkan melalui Dana Dukungan Angkatan Bersenjata ekstra-anggaran yang dikelola bank negara Polandia BGK,” ungkap PAP.

Menurut pernyataan pemerintah Polandia, dana yang dibuat pada musim semi lalu menerima "sumbangan" dari siapa pun yang bersedia "memberikan kontribusi" untuk pertahanan Polandia.

Menurut Ociepa, dana tersebut dapat berjumlah sekitar 30-40 miliar zloty (USD6,36-USD8,48 miliar).

“Jumlah pastinya tetap tidak terdefinisi karena akan bergantung pada pasar keuangan,” papar laporan PAP.

Warsawa menyebut dugaan ancaman dari Rusia selama beberapa waktu. Sejak peluncuran operasi militer Moskow di Ukraina pada akhir Februari, Polandia bersama dengan negara-negara Baltik telah meminta AS dan NATO untuk dukungan militer tambahan, dengan alasan dugaan ancaman ini.

Moskow, sementara itu, bersikeras ekspansi blok itu ke perbatasannya adalah salah satu alasan serangan di Ukraina.

Pada Rabu, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg membela bantuan militer blok itu ke Kiev dengan menyatakan, jika berhasil di Ukraina, Rusia mungkin mengambil risiko “serangan terhadap sekutu NATO.”

Polandia telah menjadi salah satu pendukung setia Kiev sejak awal konflik dan juga mengambil posisi garis keras dalam hubungan dengan Moskow.

Secara khusus, Polandia berhenti mengeluarkan visa untuk warga Rusia dan merupakan salah satu anggota UE yang mengadvokasi larangan visa di seluruh blok untuk Rusia.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Pesawat Militer India...
Pesawat Militer India Jatuh Tewaskan 5 Prajurit AU, Kopilot Selamat
Rekomendasi
Jadwal Piala Dunia 2026:...
Jadwal Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao, Belanda Ditantang Jepang
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Hari Kedua Diserbu Talenta Muda Berprestasi
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
Berita Terkini
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Infografis
Jurnalis Inggris: Pakistan...
Jurnalis Inggris: Pakistan Pemenang dalam Perang dengan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved