Liz Truss Resmi Jadi Perdana Menteri Baru Inggris

Senin, 05 September 2022 - 20:18 WIB
loading...
Liz Truss Resmi Jadi...
Liz Truss telah dipilih untuk memimpin Partai Konservatif dan menjadi perdana menteri (PM) baru Inggris. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris Liz Truss telah dipilih untuk memimpin Partai Konservatif dan menjadi perdana menteri (PM) baru.

Pemenang pertarungan dua bulan antara Truss dan mantan Menteri Keuangan Rishi Sunak diumumkan pada Senin (5/9/2022) oleh Sir Graham Brady, ketua anggota parlemen Tory, 1922 Committee of Backbench.

Berbicara setelah pemilihannya diumumkan, Truss memuji pendahulunya dan mantan bosnya, Boris Johnson.

“Boris, Anda menyelesaikan Brexit, Anda menghancurkan (mantan pemimpin Partai Buruh) Jeremy Corbyn, Anda meluncurkan vaksin dan Anda menentang (Presiden Rusia) Vladimir Putin,” ujar dia, menyimpulkan pencapaiannya, “Anda dikagumi dari Kiev hingga Pulau Cole.”

Baca juga: Kremlin: Barat dan Rusia pada Akhirnya akan Teken Kesepakatan

Sebagai pemimpin pemerintahan yang baru, Truss berjanji terus memenuhi komitmen yang memenangkan Tories pada pemilihan umum 2019.

Dia berjanji memotong pajak, mengatasi kekurangan energi, dan meningkatkan Layanan Kesehatan Nasional.

“Kami akan memberikan, kami akan memberikan, kami akan memberikan,” tegas dia yang disambut tepuk tangan meriah.

Dia menambahkan, “Dan kami akan memberikan kemenangan besar bagi Partai Konservatif pada 2024.”

Johnson mengumumkan pengunduran dirinya pada 7 Juli setelah serangkaian skandal profil tinggi dan pengunduran diri kabinet.

Sudah berada di tanah yang goyah atas pesta-pesta yang diadakan di Downing Street yang melanggar pembatasan Covid-19, nasib perdana menteri lama itu disegel setelah terungkap bahwa dia telah menunjuk sebagai wakil ketua seorang anggota parlemen yang catatan dugaan pelanggaran seksualnya diketahui oleh kantor Johnson.

Truss adalah wanita ketiga yang menjadi perdana menteri Inggris setelah raksasa politik era Perang Dingin Margaret Thatcher dan pendahulu Johnson, Theresa May.

Perdana menteri baru akan secara resmi menjabat pada Selasa setelah pertemuan dengan Ratu Elizabeth II di Kastil Balmoral di Skotlandia.

Sekitar 160.000 anggota partai Konservatif memberikan suara pada tahap akhir kontes, yang ditutup pada Jumat.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
3 Fakta Kepulauan Chagos...
3 Fakta Kepulauan Chagos yang Akan Dibeli AS, Salah Satunya Jadi Kekuatan Militer Amerika-Inggris
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Anda Akan Sendirian jika Terus Serang Iran
Usai Paksa Israel Setop...
Usai Paksa Israel Setop Serang Iran, Trump Klaim Perundingan Damai Bisa Diteken dalam 3 Hari
Rekomendasi
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
Dari Suara Tawa hingga...
Dari Suara Tawa hingga Sosok di Atas Pohon, Ini Pengalaman Paling membekas bagi Angga ABK!
Berita Terkini
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved