BREAKING NEWS: Bom Meledak di Kedutaan Besar Rusia di Kabul, 2 Staf Kedubes Tewas

Senin, 05 September 2022 - 17:33 WIB
loading...
BREAKING NEWS: Bom Meledak...
Kedutaan Besar Rusia di Kabul, Afghanistan. Foto/wikimedia
A A A
KABUL - Satu bom bunuh diri meledak di luar Kedutaan Besar Rusia di ibukota Afghanistan, Kabul pada Senin (5/9/2022) menewaskan dua anggota staf kedutaan dan setidaknya satu warga sipil.

Kabar tersebut diungkapkan seorang pejabat polisi setempat dan kantor berita negara Rusia.

Tidak jelas apakah penyerang meledakkan bahan peledak itu sendiri atau apakah mereka meledak ketika pasukan keamanan menembaknya.

Korban tewas diperkirakan lebih tinggi, dengan laporan yang saling bertentangan mengatakan antara delapan dan 10 orang telah tewas.

Baca juga: Kremlin: Barat dan Rusia pada Akhirnya akan Teken Kesepakatan

Kantor berita RIA Novosti mengatakan ledakan terjadi ketika seorang diplomat Rusia mendatangi orang-orang yang menunggu di luar kedutaan untuk memanggil nama-nama calon visa.

Mengutip Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia, badan tersebut kemudian melaporkan bahwa dua anggota staf kedutaan tewas.

Khalid Zadran, juru bicara kepala polisi Kabul, mengatakan satu warga sipil tewas dan 10 orang lainnya terluka.

Zadran mengatakan seorang pembom bunuh diri terlibat dalam ledakan itu. Dia mengatakan pembom itu diidentifikasi pasukan keamanan sebelum dia bisa lebih dekat dengan kerumunan yang menunggu di luar kedutaan.

Zadran mengatakan pasukan keamanan menembak penyerang itu. Tidak segera jelas apakah penyerang dapat memicu ledakan sebelum ditembak, atau jika tembakan meledakkan bahan peledak.

Zadran mengatakan penyelidikan sedang berlangsung, dan daerah itu diblokir polisi.

Menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia, ledakan itu terjadi "di sekitar pintu masuk ke bagian konsuler Kedutaan Besar Rusia" di ibukota Afghanistan.

"Seorang militan tak dikenal meledakkan alat peledak," papar kementerian itu. “Akibat serangan itu, dua anggota misi diplomatik tewas, dan ada juga korban di antara warga Afghanistan.”

Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan itu, yang terbaru menyerang negara itu pada tahun sejak Taliban merebut kekuasaan.

Afiliasi lokal kelompok Negara Islam telah meningkatkan serangan terhadap Taliban dan warga sipil sejak Taliban mengambil alih negara itu tahun lalu ketika pasukan AS dan NATO berada di tahap akhir penarikan mereka.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Babak Pertama: Uruguay...
Babak Pertama: Uruguay vs Spanyol, Blunder Muslera Bawa La Furia Roja Unggul 1-0
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Prancis Juara Grup I,...
Prancis Juara Grup I, Senegal Pesta Gol ke Gawang Irak
Berita Terkini
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025, Senin 15 Desember: Indonesia Nyaman di Posisi 2
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved