Raja Malaysia: Keadilan Islam Tak Memberikan Hak Istimewa pada yang Bersalah
Senin, 05 September 2022 - 14:45 WIB
loading...
A
A
A
"Menurut ayat tersebut, keadilan Islam sama sekali tidak memberikan keistimewaan atau pengecualian kepada siapa pun yang melakukan kezaliman, baik itu adalah diri sendiri, teman dekat, anggota keluarga atau ibu dan ayah,” lanjut raja Malaysia tersebut pada upacara peresmian Kompleks Pengadilan Syariah Pahang yang baru di Kuantan.
Dia mengatakan bahwa hukum hanya memiliki satu prinsip, bahasa, hukuman dan berlaku untuk semua orang.
“Perintah Allah SWT yang termuat dalam ayat tersebut dikuatkan lagi dengan hadits Nabi SAW yang artinya: Sesungguhnya orang-orang yang datang sebelum kamu telah binasa, yaitu jika yang mencuri adalah orang yang berpangkat tinggi. Kemudian mereka dibiarkan sendiri, tetapi jika pencurinya lemah, maka mereka langsung dihukum," imbuh dia.
“Demi Tuhan, yang dalam kuasa-Nya. Jika Fatimah binti Muhammad mencuri, saya akan memotong tangannya,” kata Sultan Abdullah Ri’ayatuddin, mengutip hadits Nabi SAW.
Komentar Raja Malaysia itu muncul setelah mantan perdana menteri (PM) Najib Razak dan istrinya Rosmah Mansor dihukum penjara terkait kasus korupsi.
Dia mengatakan bahwa hukum hanya memiliki satu prinsip, bahasa, hukuman dan berlaku untuk semua orang.
“Perintah Allah SWT yang termuat dalam ayat tersebut dikuatkan lagi dengan hadits Nabi SAW yang artinya: Sesungguhnya orang-orang yang datang sebelum kamu telah binasa, yaitu jika yang mencuri adalah orang yang berpangkat tinggi. Kemudian mereka dibiarkan sendiri, tetapi jika pencurinya lemah, maka mereka langsung dihukum," imbuh dia.
“Demi Tuhan, yang dalam kuasa-Nya. Jika Fatimah binti Muhammad mencuri, saya akan memotong tangannya,” kata Sultan Abdullah Ri’ayatuddin, mengutip hadits Nabi SAW.
Komentar Raja Malaysia itu muncul setelah mantan perdana menteri (PM) Najib Razak dan istrinya Rosmah Mansor dihukum penjara terkait kasus korupsi.
(min)
Lihat Juga :