Israel Beli 4 Pesawat Tanker Canggih AS, Makin Siap Serang Situs Nuklir Iran
Sabtu, 03 September 2022 - 04:38 WIB
loading...
A
A
A
“Kontrak ini semakin memperkuat aliansi AS-Israel dan melanjutkan hubungan puluhan tahun antara Boeing dan Angkatan Udara Israel,” kata Ido Nehushtan, presiden Boeing Israel yang juga mantan komandan IAF.
“KC-46A akan menguntungkan upaya Israel untuk memastikan keamanan nasional dan stabilitas regional,” katanya.
Pemerintah AS menyetujui penjualan delapan kapal tanker KC-46 pada Maret 2020, dan pada Februari tahun lalu, Israel menandatangani Letter of Offer and Acceptance (LOA) untuk dua pesawat, mengubahnya menjadi dua lagi pada Desember 2021.
Menteri Pertahanan Benny Gantz mengatakan dia telah mendukung proyek "pengadaan penting" selama dua tahun terakhir berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan dan Kementerian Kehakiman.
“Pesawat pengisian bahan bakar yang dibeli, bersama dengan pengadaan skuadron F-35, helikopter, kapal selam dan amunisi canggih dan akan memungkinkan IDF [Pasukan Pertahanan Israel] untuk memenuhi tantangan keamanannya baik dekat maupun jauh. Ini adalah bukti lain dari aliansi yang kuat dan hubungan strategis antara lembaga pertahanan dan pemerintah Israel dan Amerika Serikat,” kata Gantz.
IAF selama beberapa tahun ingin membeli pesawat tanker tetapi penundaan penandatanganan kontrak menimbulkan kekhawatiran di kalangan militer, terutama karena Israel terus memperingatkan bahaya dalam kesepakatan nuklir yang mungkin ditandatangani Washington dengan Teheran.
“KC-46A akan menguntungkan upaya Israel untuk memastikan keamanan nasional dan stabilitas regional,” katanya.
Pemerintah AS menyetujui penjualan delapan kapal tanker KC-46 pada Maret 2020, dan pada Februari tahun lalu, Israel menandatangani Letter of Offer and Acceptance (LOA) untuk dua pesawat, mengubahnya menjadi dua lagi pada Desember 2021.
Menteri Pertahanan Benny Gantz mengatakan dia telah mendukung proyek "pengadaan penting" selama dua tahun terakhir berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan dan Kementerian Kehakiman.
“Pesawat pengisian bahan bakar yang dibeli, bersama dengan pengadaan skuadron F-35, helikopter, kapal selam dan amunisi canggih dan akan memungkinkan IDF [Pasukan Pertahanan Israel] untuk memenuhi tantangan keamanannya baik dekat maupun jauh. Ini adalah bukti lain dari aliansi yang kuat dan hubungan strategis antara lembaga pertahanan dan pemerintah Israel dan Amerika Serikat,” kata Gantz.
IAF selama beberapa tahun ingin membeli pesawat tanker tetapi penundaan penandatanganan kontrak menimbulkan kekhawatiran di kalangan militer, terutama karena Israel terus memperingatkan bahaya dalam kesepakatan nuklir yang mungkin ditandatangani Washington dengan Teheran.
Lihat Juga :