Pergi untuk Selamanya, Dunia Memuji Warisan Mikhail Gorbachev

Rabu, 31 Agustus 2022 - 08:18 WIB
loading...
Pergi untuk Selamanya,...
Presiden Amerika Serikat Ronald Reagan (kanan) bertemu pertama kali dengan mantan Presiden Uni Soviet Mikhail Gorbachev di Jenewa, Swiss, November 1985. Foto/REUTERS/Dennis Paquin
A A A
LONDON - Kabar meninggalnya mantan Presiden Uni Soviet Mikhail Gorbachev mengejutkan dunia. Para pemimpin dunia pun memuji warisan yang ditinggalkan Gorbachev.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menulis di Twitter menyusul pengumuman kematian Gorbachev pada usia 91 pada Selasa (30/8/2022), men-tweet pidato kepada tokoh yang disebutnya "pemimpin tepercaya dan dihormati."

“Gorbachev memainkan peran penting untuk mengakhiri Perang Dingin dan meruntuhkan Tirai Besi,” tulis von der Leyen.

Dia menambahkan, “Ini membuka jalan bagi Eropa yang bebas.”

Baca juga: Mikhail Gorbachev, Runtuhnya Tembok Berlin dan Hancurnya Uni Soviet

Sementara kebijakan Gorbachev mengakibatkan jatuhnya Uni Soviet, masa jabatan mendiang presiden ditandai dengan mencairnya hubungan dengan Barat.

Beberapa pemimpin Barat lainnya bergabung dengan von der Leyen untuk berduka atas kematiannya.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres berduka atas Gorbachev sebagai, "Pemimpin global yang menjulang tinggi, multilateralis yang berkomitmen, dan advokat tak kenal lelah untuk perdamaian."

Baca juga: Mikhail Gorbachev, Penarikan Soviet dari Afghanistan, dan Akhir Perang Dingin

Dia menggambarkan pengabdian pemimpin Soviet itu untuk "kesatuan dalam keragaman" serta mengejar "jalan negosiasi, reformasi, transparansi dan perlucutan senjata.”

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson memuji “keberanian dan integritas yang dia tunjukkan dalam membawa Perang Dingin ke akhir yang damai.”

Johnson meluangkan waktu untuk menyindir Presiden Rusia Vladimir Putin sebelum menyimpulkan, “Komitmen Gorbachev untuk membuka masyarakat Soviet tetap menjadi teladan bagi kita semua.”

Liz Truss, calon terdepan dalam perlombaan untuk menggantikan Johnson sebagai PM Inggris, menggambarkan Gorbachev sebagai, “Negarawan luar biasa yang memberikan kontribusi besar bagi keamanan dan stabilitas global, bekerja dengan para pemimpin Barat untuk mengakhiri Perang Dingin.”

Dia menambahkan, “Sekarang lebih dari sebelumnya, warisan kerjasama dan perdamaian ini harus menang.”

Mantan Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi menyebutnya sebagai "juara demokrasi" dan "pria yang mengubah sejarah abad ke-20," berduka atas hilangnya "rabun jauh dan ketenangan penilaiannya."

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
Negaranya Dihujani Rudal...
Negaranya Dihujani Rudal dan Drone, Kuwait Usir 2 Diplomat Iran
Rekomendasi
Gaung NBA Finals 2026...
Gaung NBA Finals 2026 Menghidupkan Atmosfer Basket Jakarta
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
Skuad Timnas Norwegia...
Skuad Timnas Norwegia Foto Ala Pasukan Viking Menuju Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved