Militer China Pantau Pergerakan Kapal Angkatan Laut AS di Selat Taiwan

Minggu, 28 Agustus 2022 - 18:40 WIB
loading...
Militer China Pantau...
Militer China Pantau Pergerakan Kapal Angkatan Laut AS di Selat Taiwan. FOTO/Reuters
A A A
BEIJING - Militer China mengatakan pada Minggu (28/8/2022), bahwa mereka sedang memantau kapal Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) yang berlayar melalui Selat Taiwan. Militer China mengaku tetap mempertahankan kewaspadaan tinggi dan siap untuk mengalahkan segala provokasi.

Sebelumnya, Angkatan Laut AS mengatakan, kapal penjelajah berpeluru kendali USS Antietam dan USS Chancellorsville melakukan “transit rutin Selat Taiwan” pada Minggu, sesuai dengan hukum internasional.

Baca: 2 Kapal Perang AS Berlayar Lewati Selat Taiwan, Pertama Sejak Kunjungan Pelosi

Ini merupakan transit pertama sejak China melakukan latihan militer yang belum pernah terjadi sebelumnya di sekitar pulau itu. Dalam sebuah pernyataan, Angkatan Laut AS mengatakan transit itu “menunjukkan komitmen AS terhadap Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.”

"Kapal penjelajah berpeluru kendali USS Antietam dan USS Chancellorsville melakukan transit rutin Selat Taiwan melalui perairan di mana kebebasan navigasi dan penerbangan laut lepas berlaku sesuai dengan hukum internasional," kata juru bicara Armada ke-7 Angkatan Laut AS seperti dikutip dari The Japan Times.

"Kapal-kapal ini transit melalui suatu koridor di Selat yang berada di luar laut teritorial suatu Negara pantai manapun,” sambungnya. Armada ke-7 mengatakan transit kapal melalui Selat Taiwan menunjukkan komitmen AS terhadap Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka. Militer AS terbang, berlayar, dan beroperasi di mana pun yang diizinkan hukum internasional.

Baca: Presiden Tsai: Kunjungan Tokoh-tokoh AS Perkuat Tekad Taiwan untuk Mempertahankan Diri

Kementerian Pertahanan Taiwan juga mengkonfirmasi transit tersebut, dengan mengatakan dua kapal perang AS telah berlayar ke selatan melalui selat dan bahwa situasi di perairan serta wilayah udara sekitarnya "normal."

Angkatan Laut AS secara teratur mengirim kapal melalui Selat Taiwan, dan diplomat top Amerika untuk Asia berjanji awal bulan ini bahwa militer akan terus beroperasi di sana, dengan mengatakan bahwa setiap langkah China untuk mencegah operasi akan "sangat tidak stabil." Itu dikatakan setelah Duta Besar Beijing untuk Washington memperingatkan terhadap langkah seperti itu.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Fasilitas Gas Qatar, Korban Berjatuhan
Rekomendasi
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Dapat Jalur Relatif Mudah ke Semifinal Piala Dunia 2026
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Berita Terkini
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved