Macron Ungkap Berakhirnya Kelimpahan, Pengorbanan Harus Dilakukan

Kamis, 25 Agustus 2022 - 12:26 WIB
loading...
Macron Ungkap Berakhirnya...
Presiden Prancis Emmanuel Macron. Foto/REUTERS/Johanna Geron
A A A
PARIS - Presiden Prancis Emmanuel Macron memperingatkan negara itu menuju "akhir kelimpahan" dan "pengorbanan" harus dilakukan selama masa pergolakan besar.

Pernyataan itu diungkapkan kepada kabinetnya pada Rabu (24/8/2022) setelah kembali dari liburan musim panas.

Negara ini telah menghadapi banyak tantangan akhir-akhir ini, mulai dari konflik yang sedang berlangsung antara Rusia dan Ukraina hingga kekeringan yang belum pernah terjadi sebelumnya yang melanda seluruh benua Eropa musim panas ini.

Baca juga: UE Akui Kesepakatan Abraham Tak Ubah Situasi Palestina

Namun, Macron percaya krisis sebenarnya dalam skala yang jauh lebih besar dan perubahan struktural akan segera terjadi.

“Beberapa orang bisa melihat takdir kita sebagai terus-menerus mengelola krisis atau keadaan darurat. Saya percaya bahwa kita hidup melalui titik kritis atau pergolakan besar. Pertama, karena kita hidup melalui ... apa yang bisa tampak seperti akhir dari kelimpahan,” papar dia.

“Negara dan warganya harus siap melakukan pengorbanan untuk menghadapi dan mengatasi tantangan yang mereka hadapi,” ujar dia.

Baca juga: Survei: Warga Amerika Serikat Makin Ragu Dukung Ukraina

Dia menambahkan, “Sistem kita didasarkan pada kebebasan di mana kita telah terbiasa hidup, ketika kami perlu mempertahankannya, kadang-kadang itu memerlukan pengorbanan.”

“Ikhtisar yang saya berikan akhir dari kelimpahan, akhir dari ketidakpedulian, akhir dari asumsi pada akhirnya adalah titik kritis yang kita lalui yang dapat membuat warga kita merasakan banyak kecemasan,” papar dia.

“Menghadapi ini, kita memiliki tugas, yang pertama adalah berbicara terus terang dan sangat jelas tanpa malapetaka,” tegas Macron.

Presiden meminta kabinetnya menunjukkan persatuan, menjadi "serius" dan "kredibel" serta mendesak para menteri menghindari "demagogi."

“Sangat mudah menjanjikan apa saja dan segalanya, terkadang untuk mengatakan apa saja dan segalanya. Jangan menyerah pada godaan ini, ini adalah penghasutan,” papar presiden, seraya menambahkan bahwa pendekatan seperti itu “berkembang” hari ini “di semua negara demokrasi di dunia yang kompleks dan menakutkan.”

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Iran Sebut AS Akan Ganti...
Iran Sebut AS Akan Ganti Kerugian Perang: Ini Poin Penting
Rekomendasi
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
Ini Alasan Mengapa Tanaman...
Ini Alasan Mengapa Tanaman Ganja Harus Ditanam di Ketinggian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved