Heboh, Geng Penjahat Operasikan Kantor Polisi Palsu dan Peras Ratusan Orang

Sabtu, 20 Agustus 2022 - 08:57 WIB
loading...
Heboh, Geng Penjahat...
Para petugas polisi India saat berjaga di kantor Biro Investigasi Pusat. Di India, ada geng penjahat yang mengoperasikan kantor polisi palsu dan telah memeras ratusan orang. Foto/REUTERS
A A A
NEW DELHI - Sebuah geng penjahat di India mengoperasikan kantor polisi palsu selama delapan bulan. Mereka berpura-pura menjadi petugas polisi dan telah memeras uang dari ratusan orang.

Di India, sikap hormat selalu ditunjukkan publik pada mereka yang berseragam termasuk polisi dan tentara. Itu kerap dimanfaatkan para penjahat untuk menyamar sebagai petugas. Namun, mendirikan kantor polisi palsu merupakan penipuan yang keterlaluan.

Geng penjahat di negara bagian Bihar tersebut mendirikan toko hampir 500 meter dari rumah kepala polisi setempat yang sebenarnya. Toko itulah yang dijadikan kantor polisi palsu.

Mereka berpura-pura sebagai petugas polisi dengan mengenakan seragam lengkap lencana pangkat dan membawa senjata. Demikian dipaparkan pejabat polisi—yang asli—D.C. Srivastava kepada AFP, yang dilansir Sabtu (20/8/2022).

Baca juga: Tradisi Berbagi Istri ala Pandawa di India, 1 Wanita Miliki Banyak Suami
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Netanyahu Sebut Negara...
Netanyahu Sebut Negara Asia Ini Cinta Luar Biasa terhadap Israel
Latja di Polres Malang,...
Latja di Polres Malang, Taruna Akpol Didorong Pahami Implementasi Program Presisi
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
AS Ancam Serang Infrastruktur...
AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!
Rekomendasi
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
7 Fakta Menarik Hari...
7 Fakta Menarik Hari Pertama Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah hingga Rekor Bersejarah Meksiko
Latja di Polres Malang,...
Latja di Polres Malang, Taruna Akpol Didorong Pahami Implementasi Program Presisi
Berita Terkini
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved