Setelah Satu Dekade, Jerman Kembali Kirim Pasukan ke Bosnia
Rabu, 17 Agustus 2022 - 14:18 WIB
loading...
A
A
A
Baca: PBB Prihatin Peningkatan Ujaran Kebencian di Bosnia-Herzegovina dan Serbia
Sementara itu, selama kunjungan ke kota utara Novi Grad pada hari Selasa, pemimpin separatis Serbia Bosnia Milorad Dodik mengatakan, pasukan Jerman tidak diterima di wilayah tersebut. Ia mengacu pada peran Jerman dalam Perang Dunia II. Sebelumnya, Dodik menyesalkan persetujuan sebagai anggota kepresidenan negara untuk memperpanjang mandat EUFOR.
Kedutaan Rusia di Bosnia dalam sebuah pernyataan di situsnya mengecam "referensi yang tidak dapat diterima" tentang dampak peristiwa di Ukraina pada situasi di Bosnia dan mengatakan EUFOR sendiri telah menggambarkan situasinya sebagai damai dan stabil dalam laporan terakhirnya kepada Dewan Keamanan PBB.
“Narasi tentang perlunya memperluas personel militer EUFOR, termasuk pasukan Jerman, tidak berdasar,” katanya. Pernyataan itu menambahkan bahwa beberapa negara Barat, terutama Amerika Serikat dan Inggris, sedang mempersiapkan landasan untuk "penjelajahan NATO-isasi" Bosnia.
EUFOR menggantikan pasukan penjaga perdamaian NATO di Bosnia pada tahun 2004. Pasukan Eropa dimaksudkan untuk menstabilkan negara itu setelah Serbia Bosnia, Kroasia dan Bosnia mengobarkan perang untuk wilayah pada 1990-an di mana 100.000 orang tewas.
Sementara itu, selama kunjungan ke kota utara Novi Grad pada hari Selasa, pemimpin separatis Serbia Bosnia Milorad Dodik mengatakan, pasukan Jerman tidak diterima di wilayah tersebut. Ia mengacu pada peran Jerman dalam Perang Dunia II. Sebelumnya, Dodik menyesalkan persetujuan sebagai anggota kepresidenan negara untuk memperpanjang mandat EUFOR.
Kedutaan Rusia di Bosnia dalam sebuah pernyataan di situsnya mengecam "referensi yang tidak dapat diterima" tentang dampak peristiwa di Ukraina pada situasi di Bosnia dan mengatakan EUFOR sendiri telah menggambarkan situasinya sebagai damai dan stabil dalam laporan terakhirnya kepada Dewan Keamanan PBB.
“Narasi tentang perlunya memperluas personel militer EUFOR, termasuk pasukan Jerman, tidak berdasar,” katanya. Pernyataan itu menambahkan bahwa beberapa negara Barat, terutama Amerika Serikat dan Inggris, sedang mempersiapkan landasan untuk "penjelajahan NATO-isasi" Bosnia.
EUFOR menggantikan pasukan penjaga perdamaian NATO di Bosnia pada tahun 2004. Pasukan Eropa dimaksudkan untuk menstabilkan negara itu setelah Serbia Bosnia, Kroasia dan Bosnia mengobarkan perang untuk wilayah pada 1990-an di mana 100.000 orang tewas.
(esn)
Lihat Juga :