Pelaku Penikaman Salman Rushdie Mengaku Tidak Bersalah
Minggu, 14 Agustus 2022 - 07:26 WIB
loading...
A
A
A
Pihak kepolisian mengatakan motif dari aksi penikaman itu masih belum diketahui.
Penulis yang lahir dalam keluarga Muslim di Mumbai, India, memicu kontroversi setelah menulis buku Ayat-ayat Setan pada tahun 1988. "Ayat-Ayat Setan" dipandang sebagai penghujatan oleh banyak Muslim, yang melihat karakter sebagai penghinaan terhadap Nabi Muhammad, di antara keberatan lainnya. Buku itu dilarang di Iran, di mana mendiang pemimpin Ayatollah Agung Ruhollah Khomeini mengeluarkan fatwa 1989, atau dekrit, yang menyerukan kematian Rushdie.
Rushdie kemudian hidup dalam persembunyian di bawah perlindungan pemerintah Inggris dari tahun 1989 hingga 2002.
Baca juga: Ayat-Ayat Setan, Tragisnya Salman Rushdie, dan 33 Tahun Fatwa Mati Iran
Penulis yang lahir dalam keluarga Muslim di Mumbai, India, memicu kontroversi setelah menulis buku Ayat-ayat Setan pada tahun 1988. "Ayat-Ayat Setan" dipandang sebagai penghujatan oleh banyak Muslim, yang melihat karakter sebagai penghinaan terhadap Nabi Muhammad, di antara keberatan lainnya. Buku itu dilarang di Iran, di mana mendiang pemimpin Ayatollah Agung Ruhollah Khomeini mengeluarkan fatwa 1989, atau dekrit, yang menyerukan kematian Rushdie.
Rushdie kemudian hidup dalam persembunyian di bawah perlindungan pemerintah Inggris dari tahun 1989 hingga 2002.
Baca juga: Ayat-Ayat Setan, Tragisnya Salman Rushdie, dan 33 Tahun Fatwa Mati Iran
(ian)
Lihat Juga :