Selat Taiwan Memanas Gara-gara Kunjungan Pelosi, Apa Itu Kebijakan Satu China?

Sabtu, 13 Agustus 2022 - 12:05 WIB
loading...
A A A
Kebijakan tersebut dapat ditelusuri kembali ke tahun 1949 dan berakhirnya perang saudara China. Kelompok nasionalis yang kalah, juga dikenal sebagai Kuomintang, mundur ke Taiwan dan menjadikannya pusat pemerintahan mereka. Sedangkan kelompok Komunis yang menang mulai memerintah daratan sebagai Republik Rakyat China. Kedua belah pihak mengatakan mereka mewakili seluruh China.

Sejak itu Partai Komunis China yang berkuasa telah mengancam akan menggunakan kekuatan jika Taiwan secara resmi mendeklarasikan kemerdekaan, tetapi juga telah menempuh jalur diplomatik yang lebih lembut dengan pulau itu dalam beberapa tahun terakhir.

Awalnya, banyak pemerintah termasuk AS mengakui Taiwan karena mereka menjauh dari Komunis China. Tetapi angin diplomatik bergeser ketika China dan Amerika Serikat melihat kebutuhan bersama untuk mengembangkan hubungan yang dimulai pada 1970-an, dengan AS dan negara-negara lain memutuskan hubungan dengan Taipei demi Beijing.

Meski begitu banyak negara yang masih mempertahankan hubungan informal dengan Taiwan melalui kantor perdagangan atau lembaga budaya, dan AS tetap menjadi sekutu keamanan terpenting Taiwan.

AS menjalin hubungan diplomatik formal dengan Beijing pada 1979 di bawah Presiden Jimmy Carter. Akibatnya AS harus memutuskan hubungan dengan Taiwan dan menutup kedutaannya di Taipei.

Tetapi pada tahun yang sama juga AS mengesahkan Undang-Undang Hubungan Taiwan, yang menjamin dukungan untuk pulau itu. Bagian terpenting dari undang-undang itu adalah AS harus membantu Taiwan mempertahankan diri - itulah sebabnya AS terus menjual senjata ke Taiwan. AS juga mengatakan bersikeras pada resolusi damai perbedaan antara kedua belah pihak dan mendorong kedua belah pihak untuk mengejar "dialog konstruktif".

Baca juga: Dijatuhi Sanksi China soal Taiwan, Nancy Pelosi Tertawa

AS mempertahankan kehadiran tidak resminya di Taipei melalui American Institute di Taiwan, sebuah perusahaan swasta yang melaluinya ia melakukan kegiatan diplomatik.

Siapa pemenang dan pecundang dari kebijakan Satu China?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Harga Minyak Dunia Anjlok...
Harga Minyak Dunia Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Bulan usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Rekomendasi
Tangan Berkeringat Disebut...
Tangan Berkeringat Disebut Tanda Jantung , Mitos atau Fakta?
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000 per Gram, Simak Rinciannya
Berita Terkini
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Infografis
China Kerahkan Jet Tempur...
China Kerahkan Jet Tempur dan Kapal Militer untuk Kepung Taiwan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved