Dijatuhi Sanksi China soal Taiwan, Nancy Pelosi Tertawa

Kamis, 11 Agustus 2022 - 07:31 WIB
loading...
Dijatuhi Sanksi China...
Ketua DPR AS Nancy Pelosi tertawa ketika ditanya soal sanksi yang dijatuhkan China atas kunjungannya ke Taiwan. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi menertawakan sanksi yang dijatuhkan China atas kunjungannya ke Taiwan.

Tak hanya Pelosi, sanksi China juga menargetkan keluarganya. "Siapa peduli?" kata Pelosi setelah tertawa ketika ditanya wartawan soal sanksi tersebut.

"Itu insidental bagi saya, tidak ada relevansinya sama sekali," katanya lagi pada Rabu, seperti dikutip Reuters, Kamis (11/8/2022).

Politisi Partai Demokrat Amerika itu mengatakan AS tidak dapat membiarkan China untuk menormalkan tingkat tekanan baru terhadap Taiwan yang ditegaskannya dengan latihan militer berhari-hari setelah kunjungannya ke pulau tersebut.

Baca juga: Kata China, Ini Alasan Sebenarnya AS Kirim Pelosi ke Taiwan

"Apa yang kami lihat dengan China adalah bahwa mereka mencoba membangun semacam normal baru. Dan kami tidak bisa membiarkan itu terjadi," kata Pelosi dalam konferensi pers dengan empat anggota DPR dari Partai Demokrat lainnya yang menemani tur Asia-nya.

"Kami pergi ke sana untuk memuji Taiwan. Kami pergi ke sana untuk menunjukkan persahabatan kami, untuk mengatakan China tidak bisa mengisolasi Taiwan," kata Pelosi.

Taiwan telah memerintah sendiri sejak 1949 atau setelah berakhirnya perang saudara China. Namun, Beijing sampai saat ini masih menganggap pulau itu bagian tak terpisahkan dari China dan bersumpah akan menundukannya dengan kekuatan militer jika perlu.

Sementara itu, China pada hari Rabu mengatakan bahwa pihaknya telah menyelesaikan berbagai misi di sekitar Taiwan, tetapi akan melanjutkan patroli rutin.

Anggota DPR Amerika Raja Krishnamoorthi mengatakan delegasi yang dipimpin Pelosi membahas tumpukan penjualan senjata yang tertunda ke Taiwan.

Dia dan rekannya di DPR, Gregory Meeks--Ketua Komite Urusan Luar Negeri--, mengatakan anggota Parlemen mengambil langkah untuk memindahkan kesepakatan semacam itu lebih cepat.

"Kami bermaksud untuk memenuhi semua kewajiban kami kepada semua mitra kami dan pihak lain yang mengandalkan kami untuk pasokan vital ini," kata Krishnamoorthi.

Meeks mengatakan komitenya sedang mengerjakan undang-undang yang akan membantu mempercepat perjanjian peralatan pertahanan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Wapres AS Blak-blakan:...
Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran
Rekomendasi
Ketum PASI Luhut Panjaitan...
Ketum PASI Luhut Panjaitan Apresiasi Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang
Megawati Gelar Silaturahmi...
Megawati Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Gerakan Nurani Bangsa, Ada Istri Gus Dur hingga Romo Magnis
GIC: Ziarah Kapolri...
GIC: Ziarah Kapolri Bentuk Penghormatan Tulus terhadap Tokoh Bangsa Tanpa Kecuali
Berita Terkini
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved