TV Prancis Hapus Video Jurnalis Kecam Serangan Israel di Gaza

Rabu, 10 Agustus 2022 - 01:36 WIB
loading...
TV Prancis Hapus Video Jurnalis...
Stasiun televisi Prancis hapus video jurnalis kecam serangan Israel di Jalur Gaza. Foto/Ilustrasi
A A A
PARIS - Sebuah saluran televisi Prancis telah menghapus segmen wawancara dengan jurnalis terkenal Alain Gresh, yang mengkritik Israel atas kampanye pemboman mematikannya terhadap Jalur Gaza yang terkepung.

Direktur situs media Timur Tengah Orient XXI dan mantan pemimpin redaksi surat kabar Prancis Le Monde diplomatique itu muncul di stasiun televisi populer BFMTV pada hari Minggu di mana ia membahas gencatan senjata yang dimediasi Mesir setelah Israel mengungkapkan telah menyetujui kesepakatan itu.

Di dalamnya, dia mengatakan bahwa kelompok militan Jihad Islam Palestina kini harus membalas.

"Pertama, kita harus ingat bahwa eskalasi ini telah dipicu oleh Israel, tanpa Israel - pada saat melakukan operasinya - mengalami serangan apa pun," kata Gresh.

"Ini adalah perang keempat atau kelima yang dilakukan Israel terhadap Gaza, dengan ratusan orang tewas," sambungnya.

Baca juga: Rusia Anggap Israel Bersalah karena Serang Gaza, Ukraina Bela Aksi Brutal Zionis

"Rakyat Palestina hidup di bawah pendudukan, di Gaza seperti di Tepi Barat. Dan situasi ini hanya dapat mengarah pada kekerasan, konfrontasi," ujarnya seperti dikutip dari Al Araby, Rabu (10/8/2022).

BFMTV menerbitkan klip dua menit di mana Gresh membuat komentar ini di situs webnya, tetapi jurnalis itu kemudian men-tweet bahwa segmen tersebut telah dihapus.

Tautan yang diposting Gresh dialihkan ke halaman berita internasional BFMTV pada saat artikel ini diterbitkan, meskipun pengguna Twitter telah membagikan klip yang dihapus di media sosial.

CheckNews melaporkan Gresh mengatakan dia pikir BFMTV menghapus klip itu karena pandangannya tentang Israel.

"Hari ini, subjek Palestina menimbulkan ketakutan, terutama ketika didekati seperti yang saya lakukan dengan cara yang sedikit radikal," katanya.

Baca juga: Pejabat Palestina Dibunuh di Lebanon, Beberapa Jam usai Gencatan Senjata Gaza

BFMTV mengatakan kepada CheckNews bahwa seluruh segmen, tentu saja, tersedia di (layanan streaming) RMC BFM PLAY dan, oleh karena itu, dapat diakses oleh siapa pun yang menginginkannya.

Direktur komunikasi pemilik BFMTV Altice France, Francois Raineteau, mengatakan klip tersebut telah dihapus untuk menghindari manipulasi karena dipotong, tidak utuh.

Raineteau menambahkan bahwa tidak ada penyensoran di BFMTV.

"Semua pendapat dan semua pihak dalam konflik hadir di udara, dalam wawancara atau dalam cerita, serta di situs kami," katanya.

Gresh muncul di BFMTV lagi pada hari Senin untuk membahas gencatan senjata dan apakah itu akan bertahan.

Baca juga: Kutuk Israel, Putri Kerajaan UEA Bandingkan Kematian Muslim di Gaza dengan Holocaust

Saluran tersebut menerbitkan diskusi ini di situs webnya.

Pemboman brutal Israel di Gaza, yang berlangsung selama tiga hari, menewaskan sedikitnya 43 warga Palestina, di antaranya 15 anak-anak.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Meski Terus Digempur...
Meski Terus Digempur Israel, Sekjen Hizbullah Tegaskan Seluruh Anggota Siap Mati!
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Kenaikan Harga Gas Industri...
Kenaikan Harga Gas Industri Picu Gelombang PHK, Mensesneg: Satu-Dua Hari Akan Ambil Keputusan
Apa Itu Longevity? Gaya...
Apa Itu Longevity? Gaya Hidup Sehat yang Mulai Tren di Indonesia
Satgas PRR Aceh Minta...
Satgas PRR Aceh Minta BPJN-Pemda Bangun Komunikasi dengan Warga Enang-Enang
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved