Kata China, Ini Alasan Sebenarnya AS Kirim Pelosi ke Taiwan

Senin, 08 Agustus 2022 - 08:32 WIB
loading...
A A A
“Saat ini, ketika intimidasi sepihak merajalela dari waktu ke waktu, komunitas internasional harus membentuk konsensus yang lebih jelas tentang hal ini, membuat suara yang lebih kuat, bersama-sama menjaga norma-norma dasar hukum internasional, dan bersama-sama menjaga hak dan kepentingan yang sah dari semua negara berkembang," imbuh dia.

Sementara itu, Bangladesh mengeluarkan pernyataan yang menegaskan kembali dukungannya terhadap kebijakan "Satu China" Beijing.

China memandang Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri sebagai provinsi yang memisahkan diri dan bagian dari wilayah China yang berdaulat. Sudah lama menjadi kebijakan resmi AS untuk mengakui, tanpa mendukung, klaim kedaulatan China atas Taiwan.

Beijing membuat ancaman berulang sebelum kunjungan Pelosi ke Taipei, dengan mengatakan perjalanannya akan merusak kedaulatan China dan merusak hubungan AS-China.

Dalam panggilan telepon dengan Presiden AS Joe Biden hanya beberapa hari sebelum Pelosi melakukan perjalanan ke Asia-Pasifik, Presiden China Xi Jinping memperingatkan, “Mereka yang bermain api akan binasa karenanya.”

Setelah peringatan itu diabaikan dan Pelosi melanjutkan kunjungannya ke Taiwan, China memutuskan hubungan militer dan perundingan iklim dengan Washington.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Fakta Pidato Trump...
5 Fakta Pidato Trump di Jamuan Jurnalis Gedung Putih, Ingin Jadi Capres pada Pilpres Mendatang
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Ingin Hancurkan Tepi Barat seperti Gaza
Rekomendasi
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Almarhum Juru Bicara...
Almarhum Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Dibawa ke Jakarta Besok
Berita Terkini
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
Perang Meluas, Ukraina...
Perang Meluas, Ukraina Serang Kapal Perang Rusia dan 2 Kapal Kargo Militer Terkait Iran
Pakar Asal AS Ini Yakin...
Pakar Asal AS Ini Yakin Rusia Dijamin Memenangkan Perang Ukraina, Ini 4 Alasannya
5 Fakta Pidato Trump...
5 Fakta Pidato Trump di Jamuan Jurnalis Gedung Putih, Ingin Jadi Capres pada Pilpres Mendatang
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved