Serangan Rusia Hancurkan 45.000 Ton Amunisi NATO di Ukraina
Senin, 08 Agustus 2022 - 07:06 WIB
loading...
A
A
A
"Rezim [Presiden Ukraina Vladimir] Zelensky mengambil langkah-langkah untuk menebus kekurangan personel militer di Donbas. Kiev telah memutuskan untuk mengirim ke garis depan warga Ukraina yang dimobilisasi dari pusat pelatihan, serta anggota layanan yang terluka yang tidak memiliki cukup waktu untuk pulih sepenuhnya," imbuh kementerian tersebut.
Pada Selasa pekan lalu, Zelensky mengatakan bahwa pertempuran di Donbas adalah "neraka", mengeklaim bahwa militer Kiev tetap kalah dalam persenjataan berat dan jumlah tentara dari Rusia.
Dia mengimbau AS dan sekutunya untuk lebih banyak memasok senjata, khususnya peluncur roket HIMARS.
Moskow telah berulang kali memperingatkan Barat agar tidak mengirim senjata ke Kiev, dengan mengatakan itu hanya memperpanjang konflik, meningkatkan jumlah korban, dan akan mengakibatkan konsekuensi jangka panjang.
Pada Selasa pekan lalu, Zelensky mengatakan bahwa pertempuran di Donbas adalah "neraka", mengeklaim bahwa militer Kiev tetap kalah dalam persenjataan berat dan jumlah tentara dari Rusia.
Dia mengimbau AS dan sekutunya untuk lebih banyak memasok senjata, khususnya peluncur roket HIMARS.
Moskow telah berulang kali memperingatkan Barat agar tidak mengirim senjata ke Kiev, dengan mengatakan itu hanya memperpanjang konflik, meningkatkan jumlah korban, dan akan mengakibatkan konsekuensi jangka panjang.
(min)
Lihat Juga :