Kecil Kemungkinan UE Ambil Tindakan Keras atas Rencana Aneksasi Israel

Senin, 29 Juni 2020 - 04:15 WIB
loading...
Kecil Kemungkinan UE...
Ilustrasi
A A A
TEL AVIV - Rencana aneksasi Israel atas wilayah Tepi Barat telah memicu perdebatan sengit dengan negara-negara Eropa, yang telah sangat mengecam inisiatif tersebut. Namun, analis Israel mengatakan, negara Uni Eropa (UE) dan dunia Arab tidak akan mengambil langkah yang terlalu keras atas rencana Tel Aviv tersebut.

Analis Israel, Avigdor Eskin menjelaskan mengapa langkah itu tidak mungkin menghancurkan perdamaian di Timur Tengah dan mengapa UE tidak akan menjatuhkan sanksi terhadap negara Yahudi di Tepi Barat.

(Baca: Hamas: Rencana Aneksasi Israel Adalah Deklarasi Perang )

UE telah meningkatkan suaranya menentang inisiatif Israel. Komisaris Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri UE, Josep Borrell memperingatkan Israel tentang konsekuensi signifikan untuk hubungan UE-Israel jika negara itu melanjutkan dengan perpanjangan kedaulatan atas Tepi Barat.

Namun, mengutip para diplomat dari Brussels dan negara-negara anggota UE, bahwa tidak ada sanksi ekonomi anti-Israel. Selain itu, tampaknya beberapa negara Eropa tidak memiliki sikap keras terhadap Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
IHSG Menghijau di Awal...
IHSG Menghijau di Awal Pekan, Pagi Ini Sentuh Level 6.217
Berita Terkini
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved