Terungkap, Pangeran Charles Terima Rp18 Miliar dari Keluarga Osama bin Laden

Senin, 01 Agustus 2022 - 10:38 WIB
loading...
Terungkap, Pangeran...
Pangeran Charles, calon raja Inggris, diketahui telah menerima uang senilai lebih dari Rp18 miliar dari keluarga Osama bin Laden. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Keluarga Osama bin Laden diketahui telah memberikan uang sebesar £1 juta atau lebih dari Rp18 miliar kepada Pangeran Charles , pewaris tahkta Kerajaan Inggris.

The Sunday Times, yang mengungkapnya, melaporkan bahwa uang sebesar itu merupakan sumbangan keluarga Osama bin Laden melalui yayasan amal Pangeran Charles.

Osama bin Laden adalah warga Arab Saudi pendiri kelompok teroris al-Qaeda. Pria yang dianggap sebagai dalang serangan 11 September 2001 atau 9/11 di Amerika Serikat (AS) ini tewas dalam operasi pasukan khusus Amerika di Pakistan pada Mei 2011.

Baca juga: Saksi Mata: Mayat Osama bin Laden Dibuang ke Laut Itu Konyol

Meskipun tidak ada indikasi kesalahan apa pun oleh anggota keluarga bin Laden, pengungkapan itu meningkatkan pengawasan terhadap yayasan amal pangeran berusia 73 tahun tersebut, yang telah diguncang oleh tuduhan melakukan kesalahan kriminal.

Mengutip beberapa sumber, The Sunday Timespada Senin (1/8/2022) melaporkan beberapa penasihatnya mendesak Pangeran Charles untuk tidak mengambil sumbangan dari keluarga Bakr bin Laden (Chairperson of the Saudi Binladin Group) dan saudaranya Shafiq—saudara tiri Osama bin Laden.

Namun, Pangeran Charles menyetujui sumbangan ke Prince of Wales Charitable Fund (PWCF) ketika dia bertemu dengan Bakr bin Laden (76) di Clarence House, London, pada 2013.

Ian Cheshire, ketua PWCF, mengatakan donasi itu disetujui oleh lima wali dari yayasan saat itu.

Polisi Inggris pada bulan Februari meluncurkan penyelidikan terhadap yayasan amal Charles lainnya atas klaim skandal uang tunai yang melibatkan seorang pengusaha Arab Saudi.

Kepala yayasan mengundurkan diri tahun lalu setelah penyelidikan internal atas tuduhan tersebut.

Michael Fawcett, kepala eksekutif yayasan, pada awalnya setuju untuk menangguhkan tugasnya menyusul pengungkapan surat kabar tentang hubungannya dengan warga negara Arab Saudi.

Pria Saudi tersebut, taipan Mahfouz Marei Mubarak bin Mahfouz, telah menyumbangkan sejumlah besar uang untuk proyek restorasi yang menarik bagi Pangeran Charles.

Fawcett, mantan pelayan Pangeran Wales yang telah dekat dengan pewaris takhta Ratu Elizabeth II selama beberapa dekade, diduga telah mengoordinasikan upaya untuk memberikan status bangsawan kerajaan dan bahkan kewarganegaraan Inggris kepada Mahfouz.

Mahfouz dilaporkan membantah melakukan kesalahan.

Komisi Amal, yang mendaftarkan dan mengawasi badan amal di Inggris dan Wales, mengatakan pada November bahwa pihaknya telah membuka penyelidikan resmi terhadap sumbangan yang diterima oleh yayasan amal Mahfouz yang ditujukan untuk yayasan Pangeran Charles.

Yayasan Pangeran Charles, didirikan pada tahun 1986, tidak diatur oleh Komisi Amal tetapi terdaftar di Regulator Amal Skotlandia.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
TikTok Dorong Pertumbuhan...
TikTok Dorong Pertumbuhan Industri Kecantikan Malalui ForYouBeauty 2026
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Terungkap, Kecanggihan...
Terungkap, Kecanggihan Rudal Iran Lebih Hebat dari Sebelumnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved