Wali Kota Washington Minta Bantuan Garda Nasional, Ada Apa?

Jum'at, 29 Juli 2022 - 08:07 WIB
loading...
Wali Kota Washington...
Wali Kota Washington meminta bantuan Garda Nasional setelah Gubernur Texas dan Arizona mengirim ratusan bus berisi ribuan migran. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Wali Kota Washington, Muriel Bowser, mengirim surat ke Gedung Putih untuk meminta bantuan Garda Nasional guna membantu mengelola masuknya migran di Ibu Kota Amerika Serikat (AS) itu.

Kantor Wali Kota Washington melaporkan bahwa Gubernur Texas Greg Abbott dan Gubernur Arizona Doug Ducey telah mengirim hampir 200 bus yang membawa lebih dari 4.000 migran dari perbatasan selatan ke Ibu Kota sebagai protes atas kebijakan imigrasi Presiden Joe Biden .

Dalam surat yang dikirim Bowser ke pejabat Gedung Putih pada 22 Juli, Wali Kota menyebut masuknya migran sebagai permainan politik yang kejam dari Gubernur Texas dan Arizona. Ia pun menyerukan dukungan federal atas permintaannya untuk melibatkan Garda Nasional.

“Kemampuan kami untuk membantu orang yang membutuhkan dalam skala ini sangat terbatas. Alih-alih menyingsingkan lengan baju mereka dan bekerja dengan Administrasi Biden/Harris pada solusi nyata, Gubernur Abbot dan Ducey telah memutuskan untuk menggunakan orang-orang yang putus asa untuk mencetak poin politik,” tulis Bowser seperti dikutip dari The Hill, Jumat (29/7/2022).

Baca juga: Horornya Penjara AS, 28 Tahanan Wanita Diperkosa atau Pun Dilecehkan Napi Pria

Dalam permintaannya untuk bantuan pemerintah, Bowser mencatat bahwa para gubernur mengirim migran ke Ibu Kota untuk mengambil sikap menentang pemerintah federal, bukan karena Washington DC adalah tujuan mereka.

Ini adalah surat kedua yang dikirimkan oleh Bower. Dalam surat sebelumnya, yang dikirim tanggal 19 Juli, Direktur Badan Keamanan dan Manajemen Darurat Washington Christopher Rodriguez atas nama Bower meminta bantuan Garda Nasional mengatakan pihaknya sekarang kewalahan oleh gelombang migran di tengah masalah seperti tunawisma dan krisis yang muncul seperti wabah cacar monyet di kota.

“Dengan janji dari Texas dan Arizona untuk melanjutkan operasi menjijikkan ini tanpa batas, situasinya mengerikan, dan kami menganggap ini sebagai krisis kemanusiaan—yang dapat membanjiri jaringan dukungan sosial kami tanpa intervensi federal segera dan berkelanjutan,” tulis Rodriguez.

Permintaan itu akan meminta Garda Nasional untuk membantu LSM dan membantu transportasi migran, membantu dengan cara tidak berbeda dengan penggunaan personel militer dan fasilitas untuk misi kemanusiaan lainnya, termasuk membantu pengungsi Afghanistan, kata surat itu.

Baca juga: Uskup New York Dirampok Saat Kebaktian Live, Perhiasan Senilai Rp15 Miliar Lenyap

"Pekerjaan Garda Nasional di ibu kota, jika disetujui, akan berlanjut tanpa batas waktu," menurut surat permintaan tersebut.

Texas dan Arizona keduanya berbatasan dengan Meksiko. Kedua negara bagian itu mengeluhkan meningkatnya gelombang migran yang menyeberang dari Meksiko secara ilegal sejak Joe Biden dilantik sebagai presiden.

Pada awal Juli, seorang hakim yang bertanggung jawab atas satu daerah di Texas menyatakan sebuah "invasi," mengatakan bahwa lebih dari 3,2 juta orang asing ilegal telah ditangkap di perbatasan sejak Januari 2021 sementara 800.000 lainnya menghindari penangkapan seperti dikutip dari Russia Today.

Baca juga: Pendiri WhatsApp Gandakan Donasi ke Lobi Israel untuk Kalahkan Calon Pro-Palestina

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak
Rekomendasi
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
Donald Trump Marah Besar...
Donald Trump Marah Besar kepada Vladimir Putin, Ada Apa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved