Cacar Monyet Mewabah, San Francisco Umumkan Keadaan Darurat

Jum'at, 29 Juli 2022 - 07:45 WIB
loading...
A A A
“Kami tahu bahwa virus ini berdampak pada semua orang secara setara — tetapi kami juga tahu bahwa mereka yang berada di komunitas LGBTQ kami berada pada risiko yang lebih besar saat ini. Banyak orang di komunitas LGBTQ kami takut dan frustrasi. Keadaan darurat lokal ini akan memungkinkan kami untuk terus mendukung kami yang paling berisiko, sambil juga mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk apa yang akan datang,” sambungnya seperti dikutip dari The Hill, Jumat (29/7/2022).

Sejauh ini, virus Monkeypox paling banyak menyebar di antara pria yang berhubungan sesama jenis. Meski begitu, virus ini dapat menginfeksi siapa saja yang telah melakukan kontak kulit dengan orang yang terinfeksi.

Kantor Wali Kota San Francisco juga mengatakan bahwa kota tersebut diperkirakan akan menerima lebih dari 4.200 dosis vaksin cacar monyet minggu ini setelah mendapatkan 12.000 dosis sejauh ini. Tapi kota itu awalnya meminta 35.000 dosis.

Menurut rilis tersebut, otoritas kota San Francisco telah bekerja untuk meningkatkan pelaksanaan pengujian, pengobatan dan distribusi vaksin tetapi tidak memiliki sumber daya vaksin yang cukup.

Baca juga: AS Pimpin Dunia dalam Kasus Cacar Monyet, Sehari Lebih dari 1.000 Orang
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Iran Menggila! Markas...
Iran Menggila! Markas Jet Tempur F-18 AS di Pangkalan Udara Al-Azraq Yordania Dibombardir
Makkah Bakal Gelap Gulita...
Makkah Bakal Gelap Gulita di Tanggal Ini, Ada Gerhana Matahari Total!
Rekomendasi
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
Prabowo Kumpulkan Menteri...
Prabowo Kumpulkan Menteri hingga Kepala Lembaga ke Istana, Ada Apa?
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
Berita Terkini
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Infografis
Putin Umumkan Gencatan...
Putin Umumkan Gencatan Senjata Sepihak selama 30 Jam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved