Tenggak Miras Oplosan, 21 Orang di India Tewas

Selasa, 26 Juli 2022 - 23:26 WIB
loading...
Tenggak Miras Oplosan,...
Tenggak miras oplosan, 21 orang di India tewas. Foto/Ilustrasi
A A A
NEW DELHI - Sedikitnya 21 orang tewas setelah mengonsumsi minuman keras (miras) oplosan di negara bagian India yang melarang minuman beralkohol.

Selain menyebabkan puluhan orang tewas, sebanyak 30 orang lainnya jatuh sakit dalam insiden di distrik Ahmedabad dan Botad di negara bagian Gujarat, di mana pembuatan, penjualan, dan konsumsi alkohol dilarang.

Kantor berita Press Trust of India mengatakan polisi telah menahan beberapa tersangka penyelundup yang terlibat dalam penjualan miras oplosan seperti dikutip dari Evening Standard, Selasa (26/7/2022).

Baca juga: Wanita India Mengaku Disewa untuk Tuduh Pria Muslim Lakukan Jihad Cinta dan Pemerkosaan

Kematian akibat alkohol yang diracik secara ilegal sering terjadi di India, di mana minuman keras ilegal itu mempunyai harga yang murah dan sering dibubuhi bahan kimia seperti pestisida untuk meningkatkan efek memabukkan.

Minuman keras ilegal juga telah menjadi industri yang sangat menguntungkan di seluruh India di mana pembuat minuman keras tidak membayar pajak dan menjual produk mereka dalam jumlah besar kepada orang miskin dengan harga murah.

Pada tahun 2020, setidaknya 120 orang meninggal setelah minum alkohol oplosan di negara bagian Punjab utara India.

Negara bagian Gujarat di bagian barat adalah satu-satunya provinsi di India dengan potensi hukuman mati bagi mereka yang kedapatan membuat dan menjual miras buatan sendiri.

Baca juga: Presiden Pertama India dari Suku Terpinggirkan: Orang Miskin Bisa Bermimpi

Alkohol diperbolehkan dikonsumsi oleh turis asing yang dapat mengajukan izin secara online, sementara ada 35 toko terdaftar yang dapat menjual minuman keras kepada mereka yang memiliki dokumentasi yang benar.

Larangan miras dianjurkan oleh Mahatma Gandhi dan undang-undang tersebut telah menyebabkan penurunan kekerasan terhadap perempuan di negara bagian yang mempraktikkannya. Negara bagian Bihar, Mizoram, dan Nagaland juga melarang produksi, penjualan, dan konsumsi alkohol.

Selain itu, negara-negara bagian lain telah mencabut larangan tersebut, tetapi menerapkan 'hari-hari kering' ketika minum dilarang, biasanya selama festival-festival besar dan keagamaan.

Baca juga: Tradisi Berbagi Istri Ala Pandawa di India, 1 Wanita Miliki Banyak Suami

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Netanyahu Sebut Negara...
Netanyahu Sebut Negara Asia Ini Cinta Luar Biasa terhadap Israel
Partai Kecoa Viral di...
Partai Kecoa Viral di India, 350.000 Orang Sudah Mendaftar, Syarat Anggota: Pengangguran dan Malas
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Keji! Pasangan Muda-Mudi...
Keji! Pasangan Muda-Mudi Buang Bayi di Tempat Sampah Terminal Bus
Rekomendasi
Messi Kejar Sejarah,...
Messi Kejar Sejarah, Aljazair Jadi Korban Pertama?
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved