Uskup New York Dirampok Saat Kebaktian Live, Perhiasan Senilai Rp15 Miliar Lenyap
Selasa, 26 Juli 2022 - 21:07 WIB
loading...
A
A
A
Tiga pria bertopeng, berkerudung yang berpakaian serba hitam lalu melintas di depan kamera.
Barang-barang curian itu bernilai lebih dari USD1 juta dan dilaporkan termasuk satu jam tangan Rolex.
Whitehead mengumumkan pada Senin pagi bahwa dia menawarkan hadiah uang tunai hingga USD50.000 untuk penangkapan orang-orang bersenjata yang merampoknya.
Uskup mengingat peristiwa itu dalam video yang diposting di Facebook, di mana dia menggambarkan bagaimana, “Salah satu tersangka menodongkan pistol ke punggung saya dan menodongkan pistol ke wajah anak saya yang berusia 8 bulan."
“Mereka mengambil arloji saya, mengambil perhiasan saya, mengambil cincin uskup saya, mengambil cincin kawin saya … Mereka mengambil salib uskup saya, dan kemudian rantai milik saya di bawah baju saya,” papar dia.
Whitehead melanjutkan dengan menggambarkan bagaimana dia tahu para tersangka "dikirim". “Pria bersenjata yang merampok membuka kerah saya hanya untuk mendapatkan perhiasan saya," tutur dia.
Dia menambahkan, "Mereka menunjuk saya. Mereka berkata, 'Ini dia, di sana.'"
Dia mengatakan keluarganya baik-baik saja dan berterima kasih kepada publik atas keprihatinan mereka.
Whitehead mencatat keyakinannya bahwa perampokan bisa saja didorong sebagian oleh "pers yang buruk" setelah keputusannya membantu Andrew Abdullah (25).
Abdullah ditangkap sehubungan dengan kematian Daniel Enriquez, pegawai Goldman Sachs berusia 48 tahun.
Abdullah diduga secara acak menembak Enriquez dalam serangan tak beralasan di dalam kereta Q yang bergerak pada 22 Mei.
Dia didakwa dengan pembunuhan tingkat dua dan kepemilikan senjata secara kriminal dan mengaku tidak bersalah.
Barang-barang curian itu bernilai lebih dari USD1 juta dan dilaporkan termasuk satu jam tangan Rolex.
Whitehead mengumumkan pada Senin pagi bahwa dia menawarkan hadiah uang tunai hingga USD50.000 untuk penangkapan orang-orang bersenjata yang merampoknya.
Uskup mengingat peristiwa itu dalam video yang diposting di Facebook, di mana dia menggambarkan bagaimana, “Salah satu tersangka menodongkan pistol ke punggung saya dan menodongkan pistol ke wajah anak saya yang berusia 8 bulan."
“Mereka mengambil arloji saya, mengambil perhiasan saya, mengambil cincin uskup saya, mengambil cincin kawin saya … Mereka mengambil salib uskup saya, dan kemudian rantai milik saya di bawah baju saya,” papar dia.
Whitehead melanjutkan dengan menggambarkan bagaimana dia tahu para tersangka "dikirim". “Pria bersenjata yang merampok membuka kerah saya hanya untuk mendapatkan perhiasan saya," tutur dia.
Dia menambahkan, "Mereka menunjuk saya. Mereka berkata, 'Ini dia, di sana.'"
Dia mengatakan keluarganya baik-baik saja dan berterima kasih kepada publik atas keprihatinan mereka.
Whitehead mencatat keyakinannya bahwa perampokan bisa saja didorong sebagian oleh "pers yang buruk" setelah keputusannya membantu Andrew Abdullah (25).
Abdullah ditangkap sehubungan dengan kematian Daniel Enriquez, pegawai Goldman Sachs berusia 48 tahun.
Abdullah diduga secara acak menembak Enriquez dalam serangan tak beralasan di dalam kereta Q yang bergerak pada 22 Mei.
Dia didakwa dengan pembunuhan tingkat dua dan kepemilikan senjata secara kriminal dan mengaku tidak bersalah.
Lihat Juga :