Iran Akan Matikan Kamera IAEA Sampai Kesepakatan Nuklir Dipulihkan

Selasa, 26 Juli 2022 - 04:33 WIB
loading...
Iran Akan Matikan Kamera...
Iran Akan Matikan Kamera IAEA Sampai Kesepakatan Nuklir Dipulihkan. FOTO/Reuters
A A A
TEHERAN - Iran akan mematikan kamera pengawas nuklir PBB sampai kesepakatan nuklir 2015 dipulihkan. Hal itu diungkapkan Kepala Organisasi Energi Atom Iran, Mohammad Eslami, Senin (25/7/2022), seperti dilaporkan kantor berita semi-resmi Tasnim.

Iran memberi tahu Badan Energi Atom Internasional (IAEA) bahwa mereka telah menghapus peralatan IAEA, termasuk 27 kamera yang dipasang di bawah pakta 2015 dengan kekuatan dunia. Langkah itu diambil setelah IAEA mengeluarkan resolusi yang mengkritik Teheran pada Juni lalu.

Baca: AS pada Iran: Beri Akses pada IAEA atau Terima Konsekuensi Serius

"Kami tidak akan menyalakan kamera IAEA sampai pihak lain kembali ke kesepakatan nuklir," kata Eslami, seperti dikutip dari Reuters.

Pakta nuklir 2015 memberlakukan pembatasan pada kegiatan nuklir Iran dengan imbalan pencabutan sanksi internasional. Presiden Donald Trump saat itu menarik Amerika Serikat dari kesepakatan pada 2018, menerapkan kembali sanksi ekonomi yang keras terhadap Teheran.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kanaani menuduh Kepala IAEA Rafael Grossi memiliki "pandangan tidak profesional, tidak adil dan tidak konstruktif" pada program nuklir Teheran. Dia juga menambahkan bahwa Teheran berharap kembalinya kesepakatan nuklir dapat segera dicapai jika AS menunjukkan niat baik.

Baca: Iran Tolak Berikan Gambar-gambar Bagian Dalam Fasilitas Nuklir pada IAEA

“Iran berkomitmen untuk melakukan pembicaraan dan akan berlanjut sampai kesepakatan yang baik dan berkelanjutan tercapai,” kata Kanaani pada konferensi pers mingguannya.

Sementara Grossi mengatakan kepada surat kabar El Pais Spanyol dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada hari Jumat, bahwa program nuklir Iran "berderap ke depan" dan IAEA memiliki visibilitas yang sangat terbatas tentang apa yang terjadi.

Kekuatan Barat memperingatkan Iran semakin dekat untuk mampu membuat bom nuklir. Iran membantah menginginkan hal itu terwujud. Pembicaraan tidak langsung antara Iran dan AS tentang menghidupkan kembali kesepakatan 2015 telah terhenti sejak Maret.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
FIFA vs Iran-Mesir,...
FIFA vs Iran-Mesir, Ribut Soal Simbol Pelangi
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
2 Gempa Dahsyat M7,2...
2 Gempa Dahsyat M7,2 dan 7,5 Guncang Venezuela, Banyak Bangunan Ambruk
Rekomendasi
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen dan PNM Gelar Pelatihan Vokasi untuk Difabel di Brebes
Sarwendah Undang Ruben...
Sarwendah Undang Ruben Onsu Bertemu 11 Juli, Konflik Keluarga Diharapkan Berakhir Damai
Homedoki Umumkan Pemenang...
Homedoki Umumkan Pemenang Umrah, Perjalanan ke Tanah Suci Agustus 2026
Berita Terkini
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved