Evakuasi Medis Terpanjang, Pasien India Diterbangkan 26 Jam dari AS

Jum'at, 22 Juli 2022 - 16:51 WIB
loading...
A A A
Waktu penerbangan, kata Nalwad, mengalahkan rekor perusahaan sebelumnya dalam perjalanan 18 jam dari Johannesburg di Afrika Selatan ke Chennai dengan seorang pasien kanker. Ini dilakukan selama puncak penguncian COVID-19 pada tahun 2020, ketika layanan penerbangan dibatasi.

Tim medis dari ICATT tiba di Portland dua hari sebelum jadwal penerbangan untuk membuat pengaturan dan mempersiapkan pasien. Tim tersebut termasuk dokter perawatan kritis dan dua ahli perfusi (yang mengoperasikan mesin jantung-paru).

Mereka pertama kali terbang dengan pesawat Challenger 605 - yang telah diubah menjadi "ICU terbang" - ke Reykjavik di Islandia, tempat pesawat itu mengisi bahan bakar.

Baca juga:I ndia Bebaskan Jurnalis Muslim Pengungkap Penghina Nabi Muhammad

Kemudian mereka terbang ke Istanbul, di Turki, di mana pasien dipindahkan ke pesawat lain yang memiliki kru baru. Mereka kemudian berhenti sekali lagi untuk mengisi bahan bakar di Diyarbakir, Turki, sebelum terbang ke Chennai di India.

Nalwad mengatakan pesawat itu diubah untuk mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk pemeriksaan wajib setiap kali pesawat berhenti untuk mengisi bahan bakar.

"Pilot juga wajib istirahat setelah delapan jam terbang, jadi awaknya juga diganti," tambahnya.

ICATT yang didirikan pada tahun 2017 memiliki 25 dokter dan 25 ahli perfusi. Badan ini memiliki dua pesawat di India, satu biasanya diparkir di kota selatan sementara yang lain di kota timur Kolkata di negara bagian Benggala Barat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dikuburkan Hari Ini di Tengah Serangan AS terhadap Iran
AS Diperkirakan Akan...
AS Diperkirakan Akan Pasok 6 Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Ketar-ketir Nyawanya...
Trump Ketar-ketir Nyawanya Terancam, Sebut Iran Berencana Membunuhnya
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Hamas Mundur dari Pemerintahan...
Hamas Mundur dari Pemerintahan Gaza?
Selat Hormuz Tegang...
Selat Hormuz Tegang Lagi! AS Cabut Izin Ekspor Minyak Iran
Rekomendasi
Perencanaan Matang dan...
Perencanaan Matang dan Value for Money Kunci Keberhasilan Modernisasi Alutsista
Sidang Dokter Tifa Kembali...
Sidang Dokter Tifa Kembali Digelar Hari Ini, Akankah Jokowi Datang?
Geledah Rumah di Sentul...
Geledah Rumah di Sentul Terkait 3 Kasus Korupsi, Polisi Sita Emas dan Uang Hampir Setengah Triliun
Berita Terkini
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dikuburkan Hari Ini di Tengah Serangan AS terhadap Iran
AS Diperkirakan Akan...
AS Diperkirakan Akan Pasok 6 Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved