Putin: Coca-Cola Semuanya Bahan Kimia, Lebih Berguna Teh Ivan

Kamis, 21 Juli 2022 - 01:44 WIB
loading...
Putin: Coca-Cola Semuanya...
Botol-botol Coca-Cola ditampilkan di supermarket. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin mencemooh Coca-Cola dan menyebut “Teh Ivan”, minuman obat yang terbuat dari rumput api (fireweed) Siberia, adalah penyegaran yang lebih "berguna".

Coca-Cola menarik diri dari pasar Rusia pada Juni karena operasi militer Moskow di Ukraina.

Berpartisipasi dalam forum “Gagasan Kuat untuk Zaman Baru” di Moskow pada Rabu (20/7/2022), Putin didekati Alexander Khlynov dari Persatuan Produsen Teh Ivan, yang mengusulkan agar pemerintah membantu meningkatkan produksi minuman tradisional Rusia.

Baca juga: Kissinger Peringatkan Biden Soal China, AS Pontang-panting Cari Pengaruh

Putin setuju membawa proposal Khlynov ke Menteri Pertanian Rusia Dmitry Patrushev dan memberikan teh itu persetujuan pribadinya.

“Memang lebih bermanfaat daripada Coca-Cola, yang semuanya berbahan kimia,” ujar Putin.

Teh Ivan terbuat dari daun tanaman fireweed yang difermentasi. Dinikmati karena rasanya yang menyegarkan dan khasiat obatnya, ini adalah minuman anti-inflamasi alami, mengandung 16 asam amino, dan dikemas dengan vitamin B dan C.

Baca juga: Gelombang Panas Terjang Spanyol, Lebih dari 500 Orang Tewas

Di luar Rusia, fireweed dikonsumsi di Yukon Kanada, tempat bunganya dibuat menjadi jeli dan di US Pacific Northwest, madu yang dihasilkan dari serbuk sarinya sangat dihargai.

Komentar Putin tentang Coca-Cola muncul setelah raksasa minuman Amerika itu mengumumkan bulan lalu bahwa mereka akan menarik diri dari pasar Rusia sebagai tanggapan atas serangan militer Rusia yang sedang berlangsung di Ukraina.

Penarikan tersebut mengikuti langkah serupa oleh merek Barat ikonik lainnya, termasuk Starbucks dan McDonald's.

Presiden Rusia bukan satu-satunya pemimpin dunia yang merendahkan minuman ringan manis itu.

Meskipun dilaporkan mengkonsumsi hingga selusin kaleng Diet Coke sehari, mantan Presiden AS Donald Trump menyindir di Twitter pada 2012 bahwa dia "belum pernah melihat orang kurus minum Diet Coke," sebelum menyarankan, "Semakin banyak Diet Coke, Diet Pepsi, dan lain-lain yang Anda minum, semakin banyak berat badan Anda bertambah?”

Meski Diet Coke mengandung kurang dari satu kalori per kaleng, Trump menyimpulkan dalam tweet lain bahwa, “Hal ini tidak berfungsi. Itu membuatmu lapar.”

Akhirnya, setelah tampaknya menerima beberapa reaksi dari perusahaan, Trump kemudian men-tweet, “Perusahaan Coca Cola tidak senang dengan saya, tidak apa-apa, saya akan tetap meminum sampah itu.”

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Israel Bakal Sendirian Melawan Iran Jika Tingkatkan Konflik!
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Trump Tuduh Iran Mengulur...
Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!
Rekomendasi
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Berita Terkini
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Infografis
3 Pangdam Lulusan Akmil...
3 Pangdam Lulusan Akmil 1996, Semuanya Jenderal Kopassus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved