Iran Bantah Tuduhan AS Soal Pengiriman Drone ke Rusia

Minggu, 17 Juli 2022 - 05:15 WIB
loading...
Iran Bantah Tuduhan...
Iran Bantah Tuduhan AS Soal Pengiriman Drone ke Rusia. FOTO/Reuters
A A A
TEHERAN - Iran membantah klaim Amerika Serikat (AS) yang menuding negara itu mengirim ratusan drone ke Rusia untuk digunakan dalam perangnya di Ukraina .

Menurut Anadolu Agency, bantahan ini terlontar dalam panggilan telepon antara Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian dengan timpalannya dari Ukraina, Dmytro Kuleba.

Baca: Pejabat Rusia Kunjungi Iran untuk Melihat Drone Tempur

Amir-Abdollahian mengatakan kepada Kuleba, bahwa klaim yang dibuat oleh Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan selama kunjungan Presiden Joe Biden ke Timur Tengah memiliki "tujuan politik tertentu".

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kanaani menuduh Sullivan "mendistorsi kebenaran", sementara "tanpa syarat mendukung rezim paling pembunuh di dunia," mengacu pada Israel.

Sementara Kuleba mengatakan kepada pejabat Iran, bahwa dia "menghargai" komunikasi yang berkelanjutan antara kedua negara "bahkan di hari-hari perang yang sulit". Iran, sekutu dekat Rusia, telah berhenti mengutuk perang Moskow di Ukraina. Iran juga menyalahkan NATO atas pecahnya perang di wilayah itu.

Baca: Ukraina Maksimalkan Armada Drone untuk Pantau Pergerakan Pasukan Rusia

Sebelumnya di awal pekan ini, Gedung Putih mengatakan pihaknya yakin bahwa Iran sedang bersiap untuk memasok Rusia dengan "ratusan" kendaraan udara tanpa awak (UAV), termasuk drone berkemampuan tempur. AS menuding drone itu digunakan dalam perang di Ukraina, yang saat ini telah memasuki bulan kelima.

Sullivan sendiri mengatakan, tidak jelas apakah Iran telah mengirim salah satu UAV-nya ke Rusia. Namun, ia menegaskan, bahwa AS memiliki "informasi" yang menunjukkan bahwa Iran sedang mempersiapkan untuk melatih pasukan Rusia untuk menggunakannya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak
Rekomendasi
ASN BPK Kenakan Rompi...
ASN BPK Kenakan Rompi Oranye KPK
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Sandy Tumiwa Ungkap...
Sandy Tumiwa Ungkap Alasan Unggah Foto Tessa kaunang Berhijab, Kangen!
Berita Terkini
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved