Jadi Tawanan Perang Separatis Pro-Rusia, Warga Inggris Tewas di Donetsk
Jum'at, 15 Juli 2022 - 19:11 WIB
loading...
A
A
A
“Mempertimbangkan diagnosis dan stres, dia meninggal pada 10 Juli,” katanya, seperti dikutip Russia Today, Jumat (15/7/2022).
Dia menegaskan, semua perawatan medis yang diperlukan telah diberikan kepada para tawanan oleh otoritas DPR.
Menurut pejabat tersebut, perwakilan DPR telah memberi tahu pihak berwenang Inggris, organisasi internasional, dan media tentang penangkapan Urey. "Tetapi tidak ada reaksi dari Inggris Raya," katanya.
"London telah mengabaikan bahkan kemungkinan melakukan pembicaraan sekembalinya sebagai bagian dari pertukaran tahanan.”
Menurutnya, negara asal Urey diduga gagal menyediakan obat yang dibutuhkannya melalui Palang Merah Internasional.
Morozova mengeklaim warga negara Inggris itu adalah "prajurit karier" dengan tur di Afghanistan, Irak dan Libya di bawah ikat pinggangnya.
Dia menegaskan, semua perawatan medis yang diperlukan telah diberikan kepada para tawanan oleh otoritas DPR.
Menurut pejabat tersebut, perwakilan DPR telah memberi tahu pihak berwenang Inggris, organisasi internasional, dan media tentang penangkapan Urey. "Tetapi tidak ada reaksi dari Inggris Raya," katanya.
"London telah mengabaikan bahkan kemungkinan melakukan pembicaraan sekembalinya sebagai bagian dari pertukaran tahanan.”
Menurutnya, negara asal Urey diduga gagal menyediakan obat yang dibutuhkannya melalui Palang Merah Internasional.
Morozova mengeklaim warga negara Inggris itu adalah "prajurit karier" dengan tur di Afghanistan, Irak dan Libya di bawah ikat pinggangnya.
Lihat Juga :